Tim Koordinator Staf Ahli (Korsahli) Mabes Polri bersama tim penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)
Tim Koordinator Staf Ahli (Korsahli) Mabes Polri yang terdiri dari Andy Soebjakto, Edi Hasibuan, dan Kombes Pol Deddy melaksanakan kunjungan kerja intensif ke Provinsi Kalimantan Selatan.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung situasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memberikan masukan strategis kepada pimpinan di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, tim menemukan berbagai dinamika penting, salah satunya adalah solidnya sinergi antara jajaran Polri dan masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api.
Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swadaya dan masyarakat setempat tercatat telah terlibat secara aktif sejak hari pertama penanganan bencana karhutla ini.
Dikatakan Andy Soebjakto, apa yang ditunjukkan oleh jajaran Polri bersama BPK dan masyarakat di Kalimantan Selatan ini merupakan wujud nyata dan implementasi dari motto baru Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yakni "Polri Bersama Masyarakat".
"Melalui kolaborasi erat di garis depan, kehadiran Polri dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai mitra sejati dalam mengatasi krisis dan melindungi keselamatan lingkungan," kata Andy dalam keterangan tertulis, Jumat 16 Oktober 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Andy Soebjakto dan rombongan didampingi Kapolres Barito Kuala AKBP Susi turut meninjau langsung area hotspot baru di salah satu kecamatan terdampak.
"Kehadiran para pejabat Mabes Polri ini diharapkan mampu mendongkrak moril serta semangat juang para petugas di lapangan," kata Andy.
Selain meninjau titik api, kunjungan tim Korsahli juga diisi dengan evaluasi mendalam terkait pemanfaatan teknologi taktis penanggulangan karhutla di Kalsel.
Tim mengapresiasi inovasi yang diterapkan oleh jajaran Polda Kalsel dan lintas sektoral, mulai dari penggunaan drone thermal untuk pemetaan presisi, pembuatan kolam bioflok dan survei geolistrik untuk sumber air, hingga pemanfaatan formula surfaktan ramah lingkungan yang telah mengantongi sertifikat HAKI.
Andy pun berharap partisipasi masyarakat ditingkatkan bukan hanya pada daerah terdampak tapi seluruh kekuatan harus disatukan untuk "jihad karhutla".
"Melalui ujian karhutla ini kita harus mengambil pelajaran dan hikmah penting agar kelak tidak terjadi lagi. Hikmah lain adalah semangat solidaritas dan gotong royong harus makin direkatkan," pungkasnya.