Berita

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Bursa

Danantara: Koreksi IHSG Justru Peluang Investasi Jangka Panjang

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 20:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koreksi tajam di pasar saham Indonesia justru dimaknai sebagai peluang investasi jangka panjang selama fundamental perusahaan tetap terjaga.

Hal itu disampaikan CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani saat mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026, bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Rosan mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI dalam melakukan pembenahan serta reformasi pasar modal. Menurutnya, upaya memperkuat transparansi dan pengawasan menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan investor.


Ia menilai gejolak pasar perlu dilihat secara menyeluruh, terutama dengan memperhatikan kondisi fundamental perusahaan yang tercatat di bursa.

Di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rosan melihat koreksi pasar tidak selalu mencerminkan memburuknya kinerja perusahaan. Pergerakan harga saham juga dapat dipengaruhi faktor teknis dan sentimen pasar.

"Kami justru melihat kondisi ini sebagai peluang ke depan. Danantara selalu memandang investasi sebagai investasi jangka panjang, bukan investasi yang masuk dan keluar sewaktu-waktu," kata Rosan.


Danantara yakin, fundamental perusahaan-perusahaan di Indonesia masih cukup baik. Salah satunya sektor perbankan yang memiliki fundamental yang solid, meski valuasi masih di bawah median valuasi industri.

"Hal serupa dapat dilihat pada sektor infrastruktur, telekomunikasi, dan sektor lainnya. Dari perspektif kami, kondisi ini merupakan peluang untuk berinvestasi jangka panjang di pasar modal Indonesia bersama ekosistem yang kami miliki," tandasnya.

Kunjungan Rosan di BEI berlangsung di tengah tekanan terhadap pasar saham nasional. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi turut hadir untuk membahas perkembangan serta pembenahan pasar modal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya