Berita

Ilustrasi IHSG. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Parlemen

IHSG Anjlok Terus, Komisi XI DPR Desak Reformasi Pasar Modal

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Komisi XI DPR RI mendesak pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pasar modal nasional. 

Desakan itu disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar, menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat usulan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berencana menurunkan status klasifikasi pasar saham Indonesia.

“Anjloknya IHSG ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah dan regulator pasar modal. Kepercayaan investor harus dipulihkan melalui pembenahan yang nyata, terukur, dan bisa dibuktikan di lapangan,” tegas Marwan kepada wartawan, Jumat, 16 Oktober 2026.


Marwan merujuk pada gejolak pasar pada Jumat, 16 Oktober 2026 ketika IHSG sempat terperosok hingga 8,01 persen ke level 5.393,924 yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di BEI. Tekanan jual berlanjut setelah pembukaan hingga indeks meluncur turun sebesar 10,68 persen ke posisi 5.237,33. 

“Masalah transparansi ini harus dijawab dengan pembuktian, bukan sekadar pernyataan. Pemerintah dan regulator perlu menunjukkan bahwa struktur kepemilikan saham dapat ditelusuri dengan jelas,” katanya.

Anjloknya pasar saham dipicu oleh pengumuman konsultasi MSCI terkait usulan reklasifikasi status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Penyebab utama usulan penurunan kelas tersebut berakar pada kekhawatiran investor global atas ketidakjelasan struktur kepemilikan saham, dugaan manipulasi harga, serta belum optimalnya dampak reformasi bursa. 

“Regulator perlu meningkatkan pengawasan terhadap transaksi yang tidak wajar, termasuk dugaan perdagangan terkoordinasi. Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten agar investor memperoleh perlindungan,” tegas mantan Menteri Desa ini.

Legislator PKB itu meminta OJK dan BEI tidak hanya sibuk menyampaikan klarifikasi defensif kepada pihak MSCI. Pemerintah didorong menyusun peta jalan (roadmap) reformasi pasar modal yang dilengkapi tenggat waktu pelaksanaan serta indikator keberhasilan yang dapat diaudit publik secara berkala. 

“Pemerintah dan regulator harus menyusun peta jalan pembenahan pasar modal dengan target yang jelas. Keterbukaan mengenai kemajuan reformasi penting agar investor domestik maupun asing dapat menilai perbaikan nyata,” ujarnya.

Ia pun memperingatkan pemerintah agar mewaspadai efek domino guncangan pasar saham terhadap iklim investasi serta stabilitas pembiayaan sektor riil. Komunikasi kebijakan regulator dituntut bertumpu pada data akurat dan penindakan hukum tegas, bukan sekadar memberikan buaian narasi peredam kepanikan sesaat. 

“Kepercayaan investor yang tergerus dapat memengaruhi arus modal dan pembiayaan dunia usaha. Komunikasi kebijakan harus didukung data dan langkah konkret, bukan sekadar pernyataan untuk meredam kepanikan,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya