Berita

Presiden Prabowo Subianto melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) yakni Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsekal Yusuf Jauhari di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis, 15 Oktober 2026 (Foto: Dokumen YouTube Sekretariat Presiden)

Pertahanan

Kemhan Bagi Tugas Dua Wamenhan, dari Strategi hingga Modernisasi Alutsista

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjelaskan pembagian tugas dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) yang baru dilantik dalam Kabinet Merah Putih pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Dua pejabat tersebut adalah Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari. Keduanya mendapat bidang tugas berbeda, mulai dari perumusan strategi pertahanan hingga penguatan industri pertahanan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan Richard bertugas sebagai Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.


“Fokus pada pembinaan doktrin militer, perancangan arah kebijakan strategi pertahanan nasional, serta perencanaan pembangunan kekuatan TNI jangka panjang,” kata Rico kepada wartawan, Jumat, 16 Oktober 2026.

Sementara itu, Yusuf Jauhari menangani Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

Menurut Rico, bidang tersebut berfokus pada modernisasi alutsista, penguatan kemandirian industri pertahanan dalam negeri, alih teknologi, serta pengelolaan rantai pasok logistik pertahanan.

Pembagian tugas ini dinilai penting di tengah meningkatnya beban kerja Kemhan dan tantangan pertahanan yang semakin kompleks, termasuk kebutuhan memperkuat kemampuan TNI serta mempercepat modernisasi alutsista nasional.

Adapun posisi Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) yang sebelumnya dijabat Marsekal TNI Yusuf Jauhari masih menunggu proses pengisian sesuai mekanisme internal Kemhan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya