Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Pertahanan

Letkol A Mengaku Tak Tahu Rumah Dinasnya Dijadikan Markas Judol

JUMAT, 16 OKTOBER 2026 | 09:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya masih terus mendalami kasus dugaan penyalahgunaan rumah dinas oleh perwira TNI AD, Letkol A. Rumah yang terletak di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, tersebut sebelumnya digerebek karena digunakan sebagai markas judi online (judol).

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, Letkol A mengaku tidak mengetahui bahwa rumah dinasnya telah disalahgunakan sebagai markas judol.

”Berdasarkan pemeriksaan sementara, A menerangkan bahwa rumah tersebut disewakan kepada seseorang yang berencana menggunakannya sebagai gudang dan tempat tinggal karyawan. A juga menyatakan tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut digunakan untuk aktivitas judol,” ungkap Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad) melalui keterangan resmi pada Kamis 15 Oktober 2026.


Kendati demikian, penyidik Pomdam Jaya menegaskan akan terus mendalami kasus ini guna memastikan fakta dan mengungkap ada atau tidaknya keterlibatan Letkol A.

TNI AD memastikan akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada prajurit yang terlibat dalam aktivitas perjudian online.

”Apabila hasil penyidikan membuktikan bahwa A mengetahui dan terlibat dalam aktivitas tersebut, yang bersangkutan akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberhentian dari dinas militer sesuai aturan yang berlaku,” lanjut keterangan tersebut.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 17 orang saksi dan menahan Letkol A sejak Rabu 7 Oktober 2026. 

Selain Letkol A, 11 warga sipil yang diduga sebagai operator judol juga telah diamankan. Barang bukti berupa 14 unit telepon seluler juga disita dan diserahkan kepada Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk proses lebih lanjut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya