Berita

Danantara Indonesia akan menggelar Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26-28 Oktober 2026 di Fairmont Jakarta. (Foto: Danantara)

Makro

Danantara Satukan Investor Global dan BUMN Lewat DTIIF 2026

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 15:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia akan menggelar Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 untuk pertama kalinya pada 26-28 Oktober 2026 di Fairmont Jakarta. 

Forum ini dirancang untuk mempercepat transformasi industri nasional melalui kolaborasi teknologi, inovasi, dan investasi global.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa mengatakan, forum tersebut menjadi platform untuk menghubungkan prioritas industri strategis Indonesia dengan teknologi terdepan, ekosistem inovasi global, keahlian ilmiah, serta modal jangka panjang.


“DTIIF akan menghubungkan keahlian ilmiah dan teknologi dengan modal jangka panjang serta eksekusi, sehingga teknologi mutakhir dapat menjadi kekuatan industri yang berkelanjutan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis 15 Oktober 2026.

Sebanyak lebih dari 1.500 peserta diperkirakan menghadiri forum ini, termasuk 170 inovator global, 131 CEO perusahaan teknologi internasional, 67 pusat riset dan inovasi, serta perwakilan lebih dari 50 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Para peraih Nobel, investor sovereign dan institusional, pemimpin pemerintahan, mitra akademik, serta perusahaan rintisan juga dijadwalkan berpartisipasi.

Sigit menilai Indonesia tengah memasuki fase penting transformasi teknologi dan industri di tengah persaingan global yang semakin ketat dalam menarik modal dan teknologi. Menurutnya, investasi tidak boleh berhenti pada pengembangan teknologi, tetapi harus mendorong penerapan dan industrialisasi inovasi secara luas.

“Dengan mengubah terobosan menjadi kapasitas nyata, kita dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan membuka sumber-sumber nilai baru,” kata Sigit.

Selama tiga hari, DTIIF 2026 akan menghadirkan agenda strategis yang mencakup kemitraan global, kolaborasi teknologi dan investasi, serta pengembangan talenta masa depan. 

Hari pertama berfokus pada penetapan prioritas dan kemitraan internasional, hari kedua menghubungkan inovasi dengan industri dan permodalan, sedangkan hari ketiga menyoroti ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Danantara juga akan memaparkan investasi unggulan dan portofolionya melalui sesi C-Suite. Agenda lainnya meliputi kuliah peraih Nobel, presentasi sektor industri, pemaparan proyek, penjajakan kemitraan bisnis, serta pertemuan bilateral terbatas.

Pembahasan forum akan mencakup enam sektor strategis, yakni energi; pertanian, pangan, dan kesehatan; material maju dan semikonduktor; transportasi dan infrastruktur; keuangan dan perbankan; serta kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, dan telekomunikasi.

Melalui DTIIF 2026, Danantara menargetkan terbentuknya kemitraan strategis antara pemerintah, BUMN, investor global, perusahaan teknologi, dan lembaga riset. 

Sigit menambahkan, keberhasilan forum akan diukur dari tindak lanjut kemitraan, nota kesepahaman (MoU), dan proyek investasi yang menghasilkan dampak nyata, termasuk penciptaan lapangan kerja berkualitas serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya