Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Supreme Power di Tangan Prabowo Bukan Jokowi

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Nurul Fatta menilai kekuasaan politik tertinggi saat ini berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo dinilai memegang kendali yang dapat digunakan untuk melindungi sekaligus menekan kekuatan politik lain.

“Saya sampai pada kesimpulan bahwa supreme power saat ini berada di tangan Prabowo. Prabowolah yang memegang sarung pelindung sekaligus mata penghancur, bisa menaungi, bisa pula menghunus,” kata Nurul Fatta kepada RMOL, Kamis, 15 Oktober 2026.

Ia mengibaratkan pergeseran pusat kekuasaan dari Joko Widodo kepada Prabowo seperti perpindahan Keris Empu Gandring. Jika sebelumnya keris tersebut berada dalam genggaman Jokowi, kini kendalinya dinilai telah berpindah kepada Prabowo.


Fatta menjelaskan, pada masa kepemimpinan Jokowi, keris itu diibaratkan dapat digunakan untuk menghadapi lawan politik maupun partai yang berseberangan. Namun, dalam situasi politik saat ini, Prabowo dinilai menjadi sosok yang memegang kendali tersebut.

Meski demikian, Fatta mengingatkan bahwa kisah Keris Empu Gandring juga menyimpan peringatan tentang bahaya kekuasaan yang mengandalkan kemampuan untuk menghunus kekuatan.

Dalam legenda tersebut, keris Empu Gandring dikutuk hingga menelan korban dari tangan ke tangan, termasuk pembuatnya sendiri dan Ken Arok.

“Artinya yang dapat kita pahami adalah bagi siapa pun yang memegangnya, bahwa kuasa yang bertumpu pada kemampuan menghunus selalu menyimpan risiko, dan pemegang keris harus waspada agar bilahnya tidak berbalik arah,” ujarnya.

Nurul Fatta juga menyinggung masa awal pemerintahan Prabowo. Menurutnya, dalam masa transisi kekuasaan, keris tersebut beberapa kali diibaratkan berbalik menghunus pemegangnya sendiri.

Analogi itu menjadi pengingat bahwa kekuasaan yang besar tidak hanya memberi kemampuan untuk mengendalikan pihak lain, tetapi juga menyimpan risiko bagi orang yang menggenggamnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya