Berita

Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Dok. Kementerian HAM)

Pemerintahan

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 18:14 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Pendidikan hak asasi manusia (HAM) tak lagi hanya menyasar aparatur negara, tetapi juga diperluas kepada komunitas dan masyarakat umum melalui Kementerian HAM Corporate University (Kemenham CorpU).

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia HAM, Aditya Sarsito Sukarsono, menyusul peluncuran Kemenham CorpU oleh Menteri HAM Natalius Pigai.

“Ini adalah bukti keseriusan Kementerian HAM agar nilai-nilai HAM dapat menancap hingga ke akar masyarakat,” ujar Aditya, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, 12 Oktober 


Menurutnya, Kemenham CorpU diharapkan menjadi sarana pengembangan kompetensi yang mampu menjangkau berbagai kalangan, sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai HAM dalam perumusan kebijakan publik dan kehidupan sehari-hari.

“Kemenham CorpU akan menjadi fondasi yang kuat untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berprestasi, dan berwawasan global,” lanjutnya.

Aditya menjelaskan, pemahaman HAM juga penting dalam proses penyusunan kebijakan publik. Kebijakan yang dirumuskan diharapkan sejalan dengan prinsip dan standar HAM internasional, sehingga penerapannya tidak hanya bersifat administratif.

“Berbagai bentuk pembelajaran Kemenham CorpU akan dikoordinasikan oleh PPSDM HAM agar penyelenggaraan pengembangan kompetensi berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan,” tutup Aditya.

Kemenham CorpU menyasar aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, komunitas, hingga masyarakat umum. 

Penyelenggaraannya diatur melalui Peraturan Menteri HAM Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi melalui Sistem Pembelajaran Terintegrasi di Bidang HAM.

Sistem ini menerapkan tiga pendekatan pembelajaran, yakni formal, berbasis lingkungan sosial, dan berbasis pengalaman. 

Metodenya mencakup pelatihan langsung maupun daring, e-learning, pendampingan, komunitas belajar, magang, hingga praktik kerja.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya