Berita

Starbucks. (Foto: Getty Images)

Bisnis

Bisnis Seret, Starbucks Tutup 250 Gerai

SABTU, 26 SEPTEMBER 2026 | 21:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa kedai kopi asal Amerika Serikat Starbucks, kembali memangkas jaringan gerainya dengan menutup sekitar 250 lokasi yang dinilai berkinerja buruk di kawasan Amerika Utara.

Penutupan ratusan gerai itu akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memulihkan kinerja bisnis.

Jumlah tersebut setara sekitar 1 persen dari total 18.000 gerai Starbucks di Amerika Utara. Ini menjadi kali kedua perusahaan melakukan penutupan gerai dalam jumlah besar di kawasan tersebut.


"Gerai yang terdampak tidak memberikan pengalaman yang kami inginkan bagi pelanggan dan mitra atau tidak layak secara finansial," kata Starbucks dalam pernyataannya dikutip CNBC International Sabtu, 26 September 2026.

Berdasarkan laporan regulasi yang dirilis perusahaan, Starbucks memperkirakan penutupan tersebut akan menimbulkan biaya restrukturisasi sekitar 300 juta Dolar AS atau setara Rp5,37 triliun.

Sekitar 200 juta Dolar AS dari biaya tersebut dialokasikan untuk mengakhiri kontrak sewa lebih awal serta membayar pesangon karyawan.

Starbucks belum mengungkap daftar lengkap lokasi yang akan ditutup. Pengumuman mengenai gerai terdampak akan dipasang langsung di lokasi mulai akhir pekan ini, sementara informasi penutupan juga akan diperbarui melalui aplikasi seluler perusahaan.

Meski memangkas sejumlah gerai, Chief Operating Officer Starbucks Mike Grams mengatakan perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan di pasar Amerika Utara.

"Kami tetap antusias dengan peluang pertumbuhan jangka panjang yang signifikan di Amerika Utara," tulis Grams dalam surat kepada karyawan.

Menurutnya, Starbucks tetap aktif membuka gerai baru di lokasi yang dinilai lebih strategis. Namun, jumlah pembukaan gerai baru secara global pada tahun fiskal ini diperkirakan hanya sekitar 440 lokasi, turun dari target sebelumnya sebanyak 600-650 gerai.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya