Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto. (Foto: Dok. ddjp)

Nusantara

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

SABTU, 26 SEPTEMBER 2026 | 05:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta dituntut serius mempertahankan jalur sepeda dengan melakukan pembenahan di sana sini.

Dengan demikian jalur sepeda di ibukota tak sekadar jadi fasilitas pelengkap. Sehingga masyarakat bisa menggunakan dengan aman dan nyaman.

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mengatakan, keberadaan jalur sepeda harus sesuai perencanaan, pengawasan, dan penegakan aturan yang konsisten.


Apalagi, terdapat masukan dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) terkait penguatan fungsi jalur sepeda harus menjadi bahan evaluasi Pemprov DKI.

“Semua masukan MTI bagus dan memang seharusnya diterapkan,” kata Wahyu, dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Sabtu 26 September 2026.

Wahyu menilai pembenahan tersebut tidak selalu membutuhkan anggaran besar. Yang lebih penting, memastikan setiap intervensi berdasarkan perencanaan yang matang. Senantiasa diikuti dengan pengawasan di lapangan.

“Anggarannya untuk penyempurnaan sepertinya tidak terlalu besar,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Ia juga mendorong Pemprov DKI mengapresiasi pengelola gedung-gedung yang menyediakan fasilitas bagi pesepeda. Hal itu mendorong lebih banyak kawasan dan perkantoran menyediakan fasilitas serupa.

Selain dukungan pemerintah, harap Wahyu, komunitas dan organisasi pesepeda ikut memperkuat ekosistem bersepeda di Jakarta.

Dengan demikian, jalur sepeda tidak berdiri sendiri. Namun, terhubung dengan fasilitas pendukung dan sistem transportasi publik.

Wahyu menegaskan, keberadaan jalur sepeda perlu dipertahankan. Sebab, menjadi bagian dari wajah transportasi Jakarta. Fasilitas tersebut telah dikenal sebagai bagian dari infrastruktur transportasi perkotaan Jakarta.

“Perlu kematangan perencanaan dan komitmen pengawasan di lapangan,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, menghapus jalur sepeda justru akan membuat Jakarta harus membangun kembali ekosistem yang telah dirintis.

“Kalau ditiadakan, memulainya lagi tentu tidak mudah,” pungkas Wahyu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya