Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso. (Foto: Istimewa)

Politik

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 18:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi XIII DPR akan memanggil Ombudsman RI dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk mengklarifikasi temuan sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, mengatakan pihaknya memiliki dua catatan krusial terkait sidak tersebut. Pertama, Komisi XIII menyayangkan adanya dugaan penghalangan terhadap proses sidak Ombudsman.

"Ombudsman ini institusi resmi negara yang kerjanya itu dilindungi oleh UU 37/2008, bahwa mereka punya kewenangan, punya otoritas untuk melakukan sidak terhadap institusi atau lembaga yang melakukan pelayanan publik,” kata Sugiat kepada wartawan, Jumat, 25 September 2026.


Catatan kedua berkaitan dengan temuan Ombudsman mengenai keberadaan rumah atau vila mewah yang disebut digunakan warga binaan, lengkap dengan fasilitas golf dan minuman keras.

“Sementara berdasarkan penjelasan dari Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa itu adalah rumah dinas yang digunakan untuk program asimilasi,” kata Legislator Gerindra ini.

Atas perbedaan penjelasan tersebut, Sugiat menegaskan bahwa Komisi XIII DPR akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan kedua pihak pada Senin 28 September 2026 mendatang.

"Nanti pada Rapat Dengar Pendapat itu kita akan berusaha melakukan investigasi bagaimana sesungguhnya duduk persoalannya,” katanya.

Lebih jauh, Sugiat juga menyebut bahwa Komisi XIII DPR berencana turun langsung ke Lapas Cibinong untuk memeriksa kondisi dan mencocokkannya dengan data yang diperoleh.

"Apakah itu fakta atau bagaimana, sebelum kita membuat rekomendasi-rekomendasi agar persoalan ini tuntas, dan yang paling penting bagaimana tata kelola lapas ini bisa transparan, akuntabel, dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum aparat yang bertugas di pihak lapas,” ujarnya.

Sugiat menegaskan, RDP dengan Ombudsman dan Ditjenpas akan digelar Senin mendatang.

"Nanti kita tunggu hari Senin depan kita akan lakukan RDP dengan pihak Ombudsman dan pihak Ditjenpas Republik Indonesia,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya