Berita

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Bekasi Bergetar! KPK Garap Belasan Pejabat dan Pihak Swasta Soal Suap Proyek

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 17:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar mengusut kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dengan memeriksa 14 orang saksi di Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Jumat, 25 September 2026.

Pemeriksaan belasan saksi dari unsur pejabat dinas hingga pihak swasta tersebut dilakukan untuk memperkuat bukti dalam pengembangan perkara yang menyeret mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.


Daftar saksi dari jajaran pejabat Pemkab Bekasi yang dipanggil antara lain Ary Saktiawan Syah alias Bocil (Kabid Bangunan Umum Dinas Cipta Karya), Edy Mulyadi (Fungsional Dinas Permukiman), Toni Dartoni (Kabid Kawasan Permukiman), serta Iman Nugraha (Kadisbudpora).

Turut diperiksa Hady Ramdhan Darsono (Kepala UPTD Pengelola Tata Bangunan Wilayah III Dinas Cipta Karya), Dede Chairul (Kabid Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK), Ahmad Fauzi (Kabid Jembatan), dan Tenny Intania (Kabid Bina Konstruksi/PPK).

Penyidik juga memanggil sejumlah PPK, yaitu Agung Gunawan Jatnika (PPK SDA), Hasri Engel Alfret Taebenu (PPK Jalan), dan Reinhard Tulus Maradong Hamonangan (PPK Jembatan). Sementara dari pihak swasta dan non-ASN, KPK memeriksa Rahmat Gunasin alias Haji Boksu, Nia Sari Yanti, serta Dwi Welly Agustine alias Icong.

Meskipun KPK telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru sejak Agustus 2026, statusnya masih berupa Sprindik Umum sehingga belum ada penetapan tersangka baru secara resmi.

Kendati demikian, penyidikan mengarah kuat pada fakta persidangan yang mengungkap keterlibatan anggota Polri, Ipda Yayat Sudrajat. Yayat diduga menerima aliran dana dari para kontraktor proyek di Bekasi.

Sebelumnya, tim penyidik KPK telah menggeledah dua rumah mewah milik Yayat di Cibubur dan Depok pada 10 dan 21 September 2026. Dari lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti dokumen serta bukti elektronik terkait belasan aset mewah Yayat yang tersebar di Jabodetabek hingga Sukabumi dan Karawang.

Dalam perkara utamanya, Ade Kuswara Kunang telah divonis 6 tahun penjara, denda Rp300 juta, serta uang pengganti Rp10,4 miliar usai terbukti menerima suap ijon proyek senilai Rp11,4 miliar. Ayahnya, HM Kunang, juga dijatuhi hukuman 4 tahun penjara akibat menerima aliran dana Rp1 miliar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya