Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop-KKP Kolaborasi Perkuat Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertekad untuk terus memperkuat sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai strategi mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan di Sinjau, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan kolaborasi tersebut akan memperkuat pengelolaan dan operasionalisasi KNMP, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tata kelola KDKMP yang mengatur hubungan antara KNMP dan KDKMP. 

Ferry menjelaskan keberadaan KDKMP di kawasan KNMP Tongke-Tongke Sinjai Sulsel perlu diintegrasikan sehingga tidak terjadi duplikasi pembangunan fasilitas. 


“Infrastruktur yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan koperasi dengan tambahan fasilitas pendukung yang diperlukan,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke Sinjai Sulsel, Jumat, 25 September 2026.

Turut hadir Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Dirjen Kebendaharaan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bakti, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, serja Fokopimda Kab Sinjai.

Ferry memastikan nelayan di KNMP Tongke-Tongke yang tergabung dalam koperasi akan mendapat jaminan kemudahan dalam mengakses pembiayaan dan modal kerja untuk peningkatan kapasitas usahanya. Oleh karena itu ia mendorong seluruh nelayan di Tongke-Tongke menjadi anggota atau pengurus KDKMP.

Sinergi antara KDKMP dengan KNMP diyakini akan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi nelayan karena hasil tangkapan mereka akan diserap melalui KDKMP untuk selanjutnya dipasarkan melalui jaringan KDKMP ataupun diolah menjadi produk turunan yang memberikan nilai tambah lebih. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan pendapatan nelayan sehingga kesejahteraan mereka juga akan meningkat.

"Hasil tangkapan para nelayan disini akan kita perbaiki, akan kita tingkatkan kualitasnya bahkan kemudian bisa kita kembangkan permodalan yang dibutuhkan oleh nelayan," ucapnya.

Menkop menegaskan dengan perbaikan ekosistem bisnis dan juga peningkatan sarana prasarana di KNMP, ia meyakini kontribusi di sektor perikanan bagi perekonomian daerah akan meningkatkan. Ia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi di Sinjai yang mencapai 11 persen sebagian besar dikontrobusikan dari sektor perikanan.

"Kita akan menjadikan lokasi ini sebagai percontohan ketika sinergi antara KDKMP dan KNMP bisa benar-benar mampu melaksanakan berbagai kegiatan seperti pemberian dukungan pada peningkatan sarana prasarananya bagi para nelayan," ucapnya.

Sementara itu Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa KNMP di kampung nelayan Tongke-Tongke Sinjai akan menjadi salah satu unit usaha yang akan dikelola oleh KDKMP. Dengan manajemen yang baik dan skema pengelolaan koperasi yang profesional, ia meyakini segala kendala yang dihadapi oleh nelayan akan dapat diurai dan dituntaskan setelah bersinergi dengan KDKMP.

"Kami datang ke sini untuk mengetahui apa kendalanya, ternyata salah satunya adalah (ketersediaan) bahan bakar yang masih kurang. Maka ini akan menjadi perhatian dari kita semua untuk bisa segera diatasi secara jangka panjang," katanya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya