Berita

Sejumlah delegasi Indonesia meninggalkan tempat duduk bersama delegasi dari negara lain saat PM Israel Benjamin Netanyahu hendak berpidato di Sidang PBB (Foto: PTRI New York)

Dunia

Momen Delegasi Indonesia Ikutan Walkout Jelang Pidato Netanyahu di PBB

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Delegasi Indonesia bersama puluhan negara lainnya melakukan aksi walkout saat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mulai menyampaikan pidatonya dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Kamis, 24 September 2026.

Dalam video yang dirilis Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York, terlihat delegasi Indonesia kompak berdiri dari tempat duduk dan meninggalkan ruang sidang bersama sejumlah delegasi negara lainnya.

Puluhan delegasi tampak berbondong-bondong keluar ruangan. Sejumlah peserta bahkan mencemooh dan mengejek, sementara tim Netanyahu berdiri dan bertepuk tangan. 


Ketua sidang kemudian terdengar meminta para peserta menjaga ketertiban. Menanggapi aksi tersebut, Netanyahu justru menyindir delegasi yang meninggalkan ruangan.

"Jika ada pengecut moral lain yang belum meninggalkan aula ini, silakan pergi sekarang," kata Netanyahu.

Netanyahu juga melontarkan kritik terhadap Walikota New York Zohran Mamdani dengan menyebutnya "anti-Semit". Menurutnya sejak Mamdani terpilih sebagai walikota, banyak orang Yahudi tidak lagi merasa aman.

Mamdani sempat menyatakan akan melaksanakan surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu, sebelum kemudian mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan hal tersebut.

Dalam pidatonya, Netanyahu turut menyerang Inggris dan Prancis yang semakin vokal mengkritik Israel, serta melontarkan kecaman terhadap Iran dan Turki. 

Dia menyebut Iran sebagai diktator yang kejam dan menuduh Turki mendukung Hamas, kemudian menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai "tiran". 

Netanyahu juga memperlihatkan sebuah alat pager yang diklaim berkaitan dengan operasi terhadap anggota Hizbullah sebelum mengakhiri kunjungannya di New York dan kembali ke Israel.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya