Sekretaris Jenderal B57+ Indonesia, Eka Sastra. (Foto: Dok. B57+ Indonesia)
B57+ Asia-Pacific Regional Chapter dinobatkan sebagai penerima penghargaan Excellence in Asia-Pacific Halal Business Diplomacy and Economic Connectivity pada gelaran Indonesia Halal Awards 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20), di Trans Hotel Jakarta.
Penghargaan ini menempatkan B57+ Asia-Pacific sebagai salah satu penerima dari klaster internasional yang diakui atas peran konektivitas ekonomi halal lintas yurisdiksi di kawasan Asia Pasifik.
Penghargaan diberikan setelah melalui proses penjurian berlapis oleh Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026 yang beranggotakan lima tokoh lintas kompetensi.
Dewan juri secara khusus menyoroti peran konvening dan diplomasi bisnis yang telah dijalankan chapter tersebut, yang diperkuat dengan penyelenggaraan Indonesia-B57+ Multilateral Business Roundtable di Jakarta pada Februari 2026.
Sekretaris Jenderal B57+ Indonesia, Eka Sastra, menyampaikan apresiasinya usai menerima penghargaan di atas panggung malam puncak Indonesia Halal Awards 2026.
"Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya forum ini, dan sangat menghargai peran BPJPH yang telah menghadirkan pertemuan sepenting ini," kata Eka Sastra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 24 September 2026.
Menurut Eka Sastra, penghargaan yang bermakna ini bukan hanya untuk B57+, tetapi untuk seluruh sektor bisnis.
"Kita dapat bergerak bersama, menghubungkan dunia, dan menjajaki pasar halal global di masa depan," kata Eka Sastra.
B57+ adalah inisiatif global yang didirikan oleh Islamic Chamber of Commerce and Development (ICCD) bersama COMCEC dan TOBB, diluncurkan pada Business Leaders Summit di Istanbul pada November 2025.
Inisiatif ini bertujuan menghubungkan para pemimpin sektor swasta dan pembuat kebijakan di 57 negara anggota OIC serta ekonomi mitra.
B57+ Asia-Pacific Regional Chapter merupakan regional chapter pertama dalam struktur global tersebut, beroperasi dari Indonesia dengan cakupan 18 pasar Asia Pasifik yang meliputi Afghanistan, Australia, Bangladesh, Brunei, Kamboja, Tiongkok, India, Indonesia, Iran, Jepang, Malaysia, Maldives, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.