Berita

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat di Markas Besar PBB, New York, Rabu, 23 September 2026. (Foto: Dok. Kementerian LH)

Dunia

Indonesia Pamer Langkah Nyata Transisi Iklim dan B50 di Markas PBB

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 21:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi iklim global melalui aksi nyata lintas sektor yang memadukan pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, pengentasan kemiskinan, serta perlindungan lingkungan.

Pesan tegas tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, saat mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Interactive Leaders Dialogue pada Climate Summit 2026 on Climate Action and the Just Transition di Markas Besar PBB, New York, Rabu, 23 September 2026 waktu setempat.

Jumhur menegaskan, Indonesia berpegang teguh pada Persetujuan Paris dengan menyelaraskan aksi iklim dan pembangunan nasional. Bagi Indonesia, pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan.


“Paradigma pembangunan Indonesia jelas: pertumbuhan dan perlindungan lingkungan harus maju bersama,” ujar Jumhur di hadapan para pemimipin dunia.

Dalam forum yang dibuka Sekretaris Jenderal PBB António Guterres tersebut, Indonesia memaparkan sejumlah langkah konkret dekarbonisasi. Di antaranya penerapan bahan bakar B50, pengembangan energi surya skala besar, hingga percepatan ekosistem kendaraan listrik.

Selain itu, pemerintah fokus pada pengurangan emisi metana dan sampah, dekarbonisasi industri, serta penerapan teknologi Carbon Capture, Utilisation and Storage (CCUS) secara bertanggung jawab.

Jumhur menggarisbawahi bahwa transisi energi harus berlangsung secara adil, tertib, berpusat pada rakyat, dan dipimpin oleh negara.

“Keberhasilan transisi tidak hanya diukur dari teknologi atau nilai investasi, melainkan dari keterjangkauan energi, kerja layak, nilai tambah lokal, serta perlindungan kelompok rentan,” tegasnya.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia juga menyoroti pentingnya langkah adaptasi pesisir. Salah satu proyek strategis yang didorong adalah pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa serta restorasi ekosistem mangrove.

Di sisi pembiayaan, Indonesia mendesak skema dana iklim global yang lebih adil dan mudah diakses, khususnya untuk mendukung implementasi Nationally Determined Contribution (NDC) dan National Adaptation Plan (NAP) di negara-negara berkembang.

Menjelang gelaran COP31 di Antalya, Turki, keterlibatan aktif Indonesia di PBB mempertegas posisi tawar nasional agar agenda lingkungan mampu menciptakan peluang ekonomi nyata dan perlindungan bagi masyarakat rentan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya