Berita

Menlu Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Sugiono Galang Dukungan Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 16:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono memanfaatkan rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum PBB (SMU PBB) di New York, Amerika Serikat, untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029-2030.

Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah pertemuan dengan negara-negara sahabat Indonesia di sela rangkaian agenda SMU PBB. 

Salah satunya melalui pertemuan tingkat menteri ASEAN dan Pacific Alliance yang membahas penguatan kemitraan kedua kawasan di berbagai bidang.


"Saya juga menggunakan berbagai pertemuan tersebut untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030," kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis, 24 September 2026.

Selain forum multilateral, Sugiono juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Menteri Luar Negeri Inggris, dan Menteri Luar Negeri Belanda. Dia turut menggelar pertemuan pull-aside dengan sejumlah menteri luar negeri dari negara lainnya.

Sugiono juga bertemu dengan kandidat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB dari Kosta Rika serta mengadakan pertemuan trilateral bersama Belanda dan Wakil Sekjen PBB Jean-Pierre Lacroix. 

Berbagai pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral serta isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

Menurut Sugiono, rangkaian diplomasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB, tetapi juga untuk melindungi kepentingan nasional dan menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat.

"Pertemuan-pertemuan dan potensi-potensi yang kita bahas tentunya akan terus kita dorong untuk dapat memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia," jelasnya.

Rangkaian diplomasi Indonesia di New York masih akan berlanjut dengan pembahasan sejumlah isu, mulai dari perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan hingga peace building.

"Saya akan mengikuti berbagai pertemuan yang membahas isu perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan hingga peace building," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya