Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan), Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno (ketiga dari kanan), Ketua Dewan Pengawas Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Darmawan Prasodjo (kanan), Ketua Umum MKI, Suroso Isnandar (kedua dari kiri), Ketua Acara Electricity Connect 2026, Arsyadany G. Akmalaputri (kiri) dan Director for Energy Enlit Asia, Simon Hoare (ketiga dari kiri) saat membuka gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Selasa 22 September 2026 (Foto: Istimewa)

Bisnis

PLN Group Kantongi Kerja Sama Rp3,3 Triliun di Ajang Electricity Connect 2026

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 11:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PLN Group mencatatkan langkah progresif dalam mendukung percepatan transisi energi bersih di Tanah Air. 

Melalui ajang Electricity Connect 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, perseroan sukses meneken lima kerja sama strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun.

Rangkaian kesepakatan tersebut mencakup berbagai lini krusial, mulai dari proyek dedieselisasi terintegrasi berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Battery Energy Storage System (BESS) Hibrida di daerah terpencil, modernisasi Gardu Induk Tegangan Tinggi yang mengutamakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), penguatan rantai pasok beserta alih teknologi komponen kelistrikan utama, perawatan generator dan motor listrik, hingga perluasan pasar global untuk layanan maintenance, repair, and overhaul (MRO) pembangkit di kawasan Asia-Pasifik.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang hadir membuka acara tersebut menegaskan bahwa komitmen Indonesia mencapai Net Zero Emissions (NZE) terus dikawal ketat sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, demi mewujudkan kemandirian energi nasional.

"Presiden Prabowo memerintahkan kepada kita bahwa Indonesia tetap akan konsisten untuk memenuhi target Net Zero Emissions kita di 2050 sampai dengan 2060. Caranya apa? Di RUPTL kita dorong (sekitar) 70 persen ada energi baru terbarukan dan kita menambah 100 gigawatt (GW) PLTS," ungkap Bahlil, dalam keterangan yang dikutip redaksi, Kamis 24 Septeember 2026.

Lebih lanjut, Bahlil memaparkan bahwa megasyek PLTS 100 GW ini diperkirakan menyedot investasi hingga Rp1.140 triliun, namun berpotensi mendatangkan penghematan tahunan sebesar Rp73,9 triliun. Program ambisius ini juga diproyeksikan mampu membuka 5,518 juta lapangan pekerjaan, menekan emisi gas rumah kaca hingga 140,16 juta ton CO2, serta mendongkrak nilai pasar karbon sampai Rp6,31 triliun.

Guna memastikan manfaat ekonomi dirasakan di dalam negeri, Bahlil mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor guna memprioritaskan penggunaan produk lokal dalam penyediaan komponen proyek.

"Untuk bisa kita melakukan ini, maka harus ada kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pengusaha. Dan kita mengharapkan, untuk memenuhi semua kebutuhan daripada proyek ini, kita akan memprioritaskan bahan-bahan produksi dari dalam negeri. Kalau di dalam negerinya tidak cukup kita juga akan membuka peluang untuk melakukan impor, tapi betul-betul selektif. Kita tidak ingin pasar dalam negeri diisi oleh produk-produk yang dari luar kemudian mematikan produk dalam negeri," tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) sekaligus Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Menurutnya, kedaulatan energi harus ditopang oleh keandalan infrastruktur kelistrikan yang bersih dan terjangkau guna mengakselerasi pertumbuhan industri dan ekonomi masyarakat.

"Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, Indonesia harus mandiri energi. Pengembangan infrastruktur kelistrikan menjadi momentumnya, apalagi kebutuhan listrik terus naik karena hilirisasi, pusat data, digitalisasi, dan elektrifikasi. Karena itu kami membangun satu sistem yang utuh, percepatan PLTS 100 GW, dukungan BESS, Green Enabling Super Grid, dan digitalisasi end-to-end. Dari sistem yang kuat ini, ketahanan dan kedaulatan energi Indonesia ditegakkan," tutur Darmawan.

Darmawan menilai bahwa forum Electricity Connect 2026 merupakan wadah pertemuan strategis yang mempertemukan arah kebijakan pemerintah, langkah taktis PLN, serta dukungan modal dan teknologi dari para investor global.

"Indonesia memiliki sumber daya dan permintaan. Dunia memiliki teknologi, keahlian, dan modal. Forum ini mempertemukan kekuatan itu agar kerja sama langsung menjadi program yang nyata. Hari ini sudah ada wujudnya. Kolaborasi-kolaborasi strategis berhasil disepakati hingga mencapai Rp3,3 triliun," jelasnya.

Pada akhir keterangannya, Darmawan optimis bahwa ekosistem kolaborasi ini akan memberikan multiplier effect nyata bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat secara merata.

"Dari ekosistem ini lahir dampak yang terukur, investasi masuk, teknologi diadopsi, industri dalam negeri tumbuh, dan SDM semakin kuat. Ujungnya sesuai tujuan Bapak Presiden, lapangan kerja tercipta, kawasan bergerak, kemiskinan turun, dan kesejahteraan masyarakat lebih merata," tutup Darmawan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya