Berita

Politik

Gus Ipul Laporkan Perkembangan Sekolah Rakyat, Siswa Capai 44 Ribu

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas (ratas) bidang pendidikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Gus Ipul menyampaikan, Sekolah Rakyat saat ini telah beroperasi di 182 titik. Dari jumlah tersebut, lebih dari 90 titik telah menggunakan gedung permanen. 

Sementara jumlah siswa yang mengikuti program tersebut kini telah menembus 44.000 orang.


"Ya tentu kami akan sedikit melaporkan tentang perkembangan Sekolah Rakyat yang sekarang sudah beroperasi di 182 titik, eh 90 lebih itu menggunakan gedung permanen. Di mana eh siswanya sekarang sudah lebih dari 44.000," kata Gus Ipul saat tiba di Istana.

Menurut Gus Ipul, pemerintah masih terus melakukan konsolidasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, baik dari sisi sumber daya manusia maupun dukungan sarana dan prasarana.

"Yang terus kita lakukan konsolidasi, dan terus berusaha untuk memenuhi eh kekurangan-kekurangan sumber daya manusia maupun juga eh dukungan-dukungan sarana prasarana," ujarnya.

Secara umum, Gus Ipul memastikan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat berjalan dengan baik. Program tersebut menyasar anak-anak dari keluarga rentan dengan latar belakang yang beragam, termasuk mereka yang sebelumnya mengalami putus sekolah.

Dia menambahkan, sebagian siswa pernah putus sekolah selama satu hingga dua tahun dan sempat bekerja di tempat yang tidak semestinya. 

Sementara sebagian lainnya masih membutuhkan rehabilitasi sebelum dapat mengikuti proses pendidikan di Sekolah Rakyat.

"Ya, terus terang sebagian lagi memerlukan rehabilitasi terlebih dahulu sebelum nanti bisa benar-benar sekolah di Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya