Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 12:47 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Implementasi mandatori biodiesel 50 persen atau B50 terus diperluas. Hingga Senin 7 September 2026, penyaluran B50 telah mencapai 3,4 juta kiloliter (KL).

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, total penyerapan biodiesel sepanjang 2026 telah mencapai 10,69 juta KL.

Angka tersebut mencakup penyaluran B40 sebesar 7,273 juta KL sebelum pemerintah beralih ke B50 mulai Juli 2026.


“Dengan total telah disalurkan 10,69 juta kiloliter, penyalurannya kita prediksi hingga Desember nanti akan bisa tersalurkan dengan baik,” ujar Eniya di Kompleks Parlemen, dikutip Rabu 9 September 2026.

Dari sisi infrastruktur, penyaluran B50 kini didukung 104 titik serah. Sebanyak 76 terminal telah menyalurkan B50, sedangkan 28 terminal lainnya masih dalam tahap transisi dari B40 ke B50.

Di tingkat SPBU, sebanyak 6.050 unit telah menyalurkan B50, sementara 362 SPBU masih dalam proses transisi.

“Kalau kita melihat jumlah SPBU di Indonesia menurut data dari Pertamina Patra Niaga, ini sudah ada 94 persen yang sudah menyalurkan (B50),” kata Eniya.

Pemerintah menilai B50 berperan penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor solar. Dengan asumsi pemanfaatan biodiesel mencapai 18 juta KL, penghematan bahan bakar fosil diperkirakan setara 310.000 barel per hari (bpd).

“Ini bisa setara dengan 310.000 barel per day. Kalau lifting minyak kita 610.000 barel per day, maka lifting minyak dari nabati ini bisa setengahnya, sudah mencapai setengahnya,” jelas Eniya.

Untuk menjaga kelancaran program, pemerintah juga memastikan ketersediaan fatty acid methyl ester (FAME) sebagai bahan baku utama biodiesel. Pasokan FAME dari badan usaha bahan bakar nabati ditargetkan mencapai 16,8 juta hingga 18 juta KL hingga akhir 2026.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya