Berita

Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan water mist secara serentak di lima wilayah Jakarta. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 01:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan water mist secara serentak di lima wilayah Jakarta, pada Minggu 6 September 2026, sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto mengatakan, penyemprotan water mist dilakukan untuk membantu mengendalikan debu dan partikulat di udara sekaligus menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

“Water mist ini merupakan langkah preventif untuk membantu mengendalikan debu atau partikulat yang ada di udara, sekaligus menjaga kualitas udara di ruang-ruang aktivitas masyarakat,” kata Uus di kawasan Monas, Jakarta Pusat.


Menurut Uus, meskipun secara geografis Jakarta berada cukup jauh dari Gunung Anak Krakatau, Pemprov DKI tetap mengambil langkah antisipasi sejak dini. Sebaran abu vulkanik dilaporkan dapat dirasakan hingga kawasan Monas.

“Kami memilih melakukan langkah antisipasi sejak dini sambil terus memantau informasi dan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Uus.

Uus menegaskan, pelaksanaan water mistbukan berarti seluruh wilayah Jakarta telah terdampak abu vulkanik. Langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan pemerintah untuk mengantisipasi potensi peningkatan partikulat di udara.

“Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada,” kata Uus.

Pemprov DKI mengerahkan kendaraan tangki air dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Distamhut) untuk melakukan penyemprotan di sejumlah koridor sesuai kebutuhan dan kondisi aktual. 

Pelaksanaan dilakukan secara paralel di lima wilayah Jakarta, dengan sejumlah koridor utama, antara lain Silang Monas serta Jalan M.H. Thamrin-Jenderal Sudirman.

Di Jakarta Utara, penyemprotan dilakukan di Jalan Yos Sudarso dari Tanjung Priok hingga Cempaka Mas, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pluit.

Di Jakarta Pusat, kegiatan mencakup koridor Cempaka Mas hingga Green Pramuka.

Di Jakarta Timur, penyemprotan dilakukan dari Green Pramuka hingga UKI serta kawasan Terminal Kampung Melayu hingga PGC Cawang.

Sementara di Jakarta Selatan mencakup Jalan Rasuna Said dari depan KPK hingga Pejaten Village serta Jalan M.T. Haryono hingga Semanggi.

Di Jakarta Barat, penyemprotan dilakukan di sepanjang Jalan Slipi, Tomang, dan sekitarnya.

Untuk mendukung mitigasi, Gulkarmat DKI mengoperasikan water mist di tujuh titik. Masing-masing titik diperkuat dua unit sehingga total terdapat 14 unit dengan dukungan 70 personel. Setiap dua unit memiliki kapasitas tangki 10.000 liter.

DLH DKI mengerahkan satu unit water mist mobile berkapasitas 1.000 liter serta dua tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter.

Sementara itu, Distamhut mengerahkan 77 tangki dan 144 personel.

Pemprov DKI juga mengajak pengelola gedung yang memiliki perangkat water mist untuk turut melakukan langkah mitigasi di lingkungan masing-masing.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya