Berita

Bagian mesin maskapai Citilink dibungkus dengan penutup khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Bisnis

Mesin Pesawat di Soetta Dibalut Plastik Usai Anak Krakatau Erupsi

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 18:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah pesawat yang terparkir di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terpaksa membungkus bagian mesin menggunakan plastik dan penutup khusus imbas paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pantauan RMOL di Terminal 1C Bandara Soetta, Minggu, 6 September 2026, memperlihatkan deretan pesawat yang berhenti beroperasi dengan kondisi turbin mesin tertutup rapat.

Maskapai Citilink yang terparkir di area Terminal 1C tampak melakban bagian mesin pesawat menggunakan plastik berwarna merah dan bening.


Sementara itu, armada Airfast yang berada di area apron juga menyelimuti bagian mesinnya dengan penutup khusus (engine cover) berwarna merah.

Langkah pengamanan ketat ini dilakukan guna mencegah partikel tajam abu vulkanik masuk dan merusak komponen krusial mesin pesawat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sebelumnya resmi menutup sementara operasional Bandara Soetta usai hasil paper test menyatakan kawasan udara bandara positif terpapar abu vulkanik.

Data Ditjen Hubud mencatat, sebanyak 170 pesawat yang tengah berstatus Remain Over Night (RON) di area apron dipastikan dalam kondisi aman terjaga.

Rinciannya terdiri dari 66 pesawat di Terminal 1, 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, serta empat pesawat di area kargo.

Akibat penutupan operasional ini, sedikitnya 209 pergerakan penerbangan melumpuh dan mengganggu perjalanan 22.798 penumpang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya