Berita

Suasana antrean loket refund atau reschedule di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Minggu sore, 6 September 2026/RMOL

Bisnis

Bandara Soetta Masih Ditutup hingga 17.30 WIB

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Minggu, 6 September 2026.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro menyampaikan bahwa penetapan perpanjangan ini diterbitkan melalui NOTAM A3348/26 yang berlaku mulai pukul 13.23 WIB.

"Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. NOTAM terbaru berlaku mulai pukul 13.23 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 17.30 WIB," kata Hermana.


Terbitnya NOTAM A3348/26 ini sekaligus menggantikan NOTAM A3346/26 yang sebelumnya menetapkan batas penutupan sementara hingga pukul 13.30 WIB.

Hermana menegaskan, AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik secara berkala.

"Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi demi mendukung keselamatan penerbangan," tegasnya.

Selain itu, AirNav Indonesia juga berkordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan penyampaian navigasi dan kondisi ruang udara berjalan tepat waktu.

Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau ini melumpuhkan ribuan penerbangan di Bandara Soetta. Data Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat, sedikitnya 209 pergerakan penerbangan terdampak dengan total penumpang mencapai 22.798 orang.

Penutupan berkepanjangan ini memaksa ribuan calon penumpang memadati area terminal untuk melakukan penjadwalan ulang (reschedule) maupun pengembalian tiket (refund).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya