Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat pada Sabtu malam, 5 September 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

AHY Ingatkan TNI-Polri dan ASN Tak Terlibat Politik Kekuasaan Jelang Pemilu

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 00:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jajaran TNI-Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral dan profesional dengan tidak masuk ke politik praktis, khususnya jelang proses pemilihan umum (pemilu) baik di tingkat daerah atau pusat.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang mengusung tema "Demokrat Bersama Rakyat: Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi" di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 5 September 2026.

Awalnya, AHY menyinggung gerakan reformasi tahun 1998 yang diharapkan mewujudkan demokrasi sehat dan membuat rakyat sejahtera.


Menurut dia, untuk mencapai kesejahteraan itu perlu partisipasi politik yang transparan dari masyarakat dan penyelenggara negara.

"Salah satu amanah penting Reformasi adalah memastikan alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan. TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu. Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua,” kata AHY.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya menjaga amanah reformasi dengan memastikan, fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik praktis.

Terlebih, pemilu adalah milik rakyat sehingga tidak boleh dihalang-halangi oleh siapapun.

"Siapapun yang menang, harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat. Dan siapapun yang kalah, harus menghormati kehendak rakyat," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya