Berita

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau satwa orangutan di Nyaru Menteng, Kalteng pada Sabtu, 5 September 2026 (Foto: Humas Kemenhut)

Nusantara

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 19:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, dan sejumlah organisasi memperkuat Satgas Penyelamatan Satwa Liar di Kalimantan Tengah (Kalteng) selama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penguatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap satwa liar, khususnya orangutan.

Menhut Raja Juli Antoni mengatakan Satgas Penyelamatan Satwa Liar tersebut bukan merupakan satgas baru. Namun, kerja sama yang selama ini telah berjalan antara Kementerian Kehutanan, Balai KSDA Kalteng, BOSF, OFI, dan OFI UK akan diperkuat untuk menghadapi dampak karhutla.


“Dampak Karhutla ini adalah selain kepada manusia, tentu adalah kepada satwa liar. Satgas yang ada selama ini kita perkuat kembali, jadi Satgas Penyelamatan Satwa Liar di Kalimantan Tengah. Jadi ini bukan Satgas baru, kerja sama seperti yang saya katakan tadi sudah lama terjadi, tapi kita perkuat,” ujar Menhut usai melakukan pengecekan orangutan di Nyaru Menteng, Kalteng, Sabtu 5 September 2026.

Selain memperkuat tim penyelamatan, penguatan juga dilakukan dari sisi medis. Kemenhut memastikan ketersediaan dokter hewan, termasuk membuka opsi penambahan tenaga medis dari luar Kalimantan Tengah jika diperlukan.

“Peralatan medis ya. Pertama, ketersediaan dokter hewan. Kita sudah cek, masing-masing punya dokter hewan ya. Kalau kurang nanti kita juga bisa kirimkan, di-BKO-kan dari Jawa ya, dari Jawa atau dari tempat lain untuk membantu teman-teman di sini, kalau seandainya naudzubillah terjadi sesuatu yang tidak lagi mampu ditangani oleh dokter hewan yang ada di Kalimantan Tengah,” kata Menhut Raja Juli Antoni.

Untuk saat ini, peralatan medis seperti tabung oksigen dan nebulizer juga menjadi prioritas. Peralatan tersebut disiapkan untuk membantu menangani gangguan pernapasan pada orangutan akibat paparan asap karhutla.

“Selain berusaha memadamkan apinya, mencegah asapnya, tentu ini tadi, bekerja sama lebih erat lagi, berkolaborasi lagi, agar tadi tidak menimpa banyak orangutan kita di Kalimantan Tengah,” kata Menhut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya