Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Menguat Tajam, Brent Naik 7,6 Persen Sepekan

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah mengakhiri perdagangan pekan ini dengan penguatan setelah konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. 
Gangguan jalur pasokan minyak di Timur Tengah membuat pasar kembali memasukkan premi risiko ke dalam harga.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 4 September 2026, harga minyak mentah Brent berada di angka 92,68 Dolar AS per barel, naik 76 sen atau 0,8 persen. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berakhir di level 91,48 Dolar AS per barel, naik 18 sen atau 0,2 persen.

Jika dihitung sepanjang pekan, Brent melonjak 7,6 persen, sedangkan WTI naik hampir 10 persen. Kenaikan tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah gangguan jalur pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.


Kekhawatiran pasar tidak hanya tercermin pada harga minyak mentah. Harga solar eceran di AS bahkan mencapai rekor tertinggi, dengan rata-rata mencapai 5,85 dolar AS per galon, menurut data AAA.

Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap inflasi karena solar digunakan secara luas dalam aktivitas ekonomi, mulai dari transportasi hingga sektor pertanian. Kenaikan harga bahan bakar juga berpotensi meningkatkan biaya produksi dan distribusi berbagai komoditas.

Di pasar minyak, perhatian investor masih tertuju pada Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan energi global. Arus kapal yang melintasi selat tersebut masih berada di bawah rata-rata.

Data awal menunjukkan hanya empat kapal komoditas yang melintasi Selat Hormuz pada Kamis, dibandingkan rata-rata sekitar 15 kapal dalam 10 hari sebelumnya.

Kondisi ini membuat pasar tetap mewaspadai kemungkinan gangguan pasokan yang lebih besar apabila konflik AS-Iran kembali meningkat.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya