Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut). (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Minta Maaf dan Pastikan Huntap Segera Dibangun

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Hunian Sementara (Huntara) Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut), Jumat, 4 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mendengarkan langsung keluhan warga terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumut pada akhir November 2025, khususnya warga yang hingga kini masih menempati huntara dan menunggu adanya hunian tetap (huntap). 

Gibran menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan pembangunan huntap bagi warga akan dimulai bulan ini.
Wapres menilai kebutuhan hunian bagi warga terdampak perlu segera dituntaskan, terutama bagi mereka yang masih menempati huntara.

Wapres menilai kebutuhan hunian bagi warga terdampak perlu segera dituntaskan, terutama bagi mereka yang masih menempati huntara.

“Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (huntap) sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” ujarnya.

Menurut Gibran, pemenuhan kebutuhan hunian tidak hanya menyangkut pembangunan rumah, tetapi juga memastikan warga memperoleh tempat tinggal yang aman dan fasilitas dasar yang dapat berfungsi dengan baik. Kepastian hunian menjadi bagian penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari-hari secara lebih layak.

Salah seorang penghuni Huntara Desa Napa, Eti, mengaku bersyukur telah mendapatkan tempat tinggal sementara setelah sebelumnya harus mengontrak rumah. Namun, kondisi di huntara membuat aktivitas dan mata pencaharian keluarganya belum dapat kembali seperti sebelum bencana. Sebelum banjir, Eti bekerja sebagai buruh sawah, sementara suaminya bekerja sebagai sopir angkutan umum.

“Lebih enak di kampung, Bu. Kalau waktu di kampung siap mandi, siap nyuci semua, pergi ke ladang, ke sawah. Jadi, sekarang nggak ada apa-apa lagi (pekerjaan),” ungkap Eti.

Meski demikian, Eti menyampaikan rasa syukurnya karena pemerintah telah menyediakan hunian sementara bagi keluarganya. Ia berharap pembangunan huntap dapat segera direalisasikan agar warga tidak perlu terlalu lama tinggal di huntara dan dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dengan kondisi yang lebih layak.

“Kami bersyukur juga, sebab pemerintah udah bangun rumah. Kami ucapkan terima kasih untuk pemerintah, udah (dibangunkan) huntara kami. Jadi harapanku, huntap cepat dibangun,” ujar Eti.

Gibran menegaskan, kondisi yang disampaikan warga menjadi perhatian pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan hunian harus berjalan seiring dengan upaya mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Rumah bukan hanya soal bangunan. Kita harus memastikan warga tinggal dengan aman, fasilitas dasarnya berfungsi, memiliki kepastian tempat tinggal, dan bisa kembali menjalankan kehidupan dengan baik,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya