Berita

Wapres AS JD Vance (Foto: X)

Dunia

AS Akui Tak Sengaja Serang Sipil Selama Operasi Militer di Iran

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengakui kemungkinan militer AS melakukan kesalahan hingga menyebabkan jatuhnya korban sipil dalam operasi militernya di Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul serangan yang menghantam pesta pernikahan di Kuhestak, Kabupaten Sirik, Iran, dan menewaskan sejumlah warga sipil.

Saat ditanya apakah AS bertanggung jawab atas serangan tersebut, Vance mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.


Namun, ia mengakui bahwa kesalahan dalam operasi militer dapat terjadi dan menjadi bahan evaluasi bagi militer AS.

"AS tidak pernah mengincar warga sipil dalam pertempuran. Kami tidak akan pernah melakukan itu. Kami juga tidak mungkin melakukannya. Namun, sayangnya, jelas, sesuatu mungkin terjadi. Saat militer kami melakukan kesalahan, mereka belajar dari kesalahan itu agar dapat memperbaiki diri," kata dia dalam sebuah pernyataan, dikutip Jumat, 4 September 2026.

Serangan pada Selasa, 1 September 2026 itu dilaporkan menghantam sebuah rumah tempat pesta pernikahan berlangsung. Laporan awal menyebut empat orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Insiden tersebut kembali memicu sorotan terhadap korban sipil akibat operasi militer AS di Iran. 

Washington sebelumnya juga menghadapi kritik atas serangan terhadap kompleks sekolah di Minab pada Februari yang menewaskan banyak orang, sebagian besar anak-anak. 

Pemerintah AS hingga kini belum mempublikasikan laporan lengkap terkait penyelidikan insiden tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya