Berita

Kapal cepat menuju Kepulauan Seribu. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Transjakarta Kelola Angkutan Laut Kepulauan Seribu Mulai Tahun Depan

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 08:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengelolaan angkutan laut di Kepulauan Seribu ditargetkan mulai beralih kepada PT Transjakarta pada Juni 2027. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan penugasan tersebut sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, saat ini kondisi angkutan perairan belum optimal. Alhasil, kondisi tersebut turut berdampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Ke depan, Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi sistem transportasinya saat ini masih berorientasi sebagai angkutan dasar masyarakat," ujar Budi, Kamis, 3 September 2026.


Budi menyebut, saat ini armada angkutan resmi baru mampu melayani sekitar 21 persen kebutuhan. Sementara sebagian besar pergerakan masih mengandalkan kapal tradisional yang standar kenyamanan dan keselamatannya belum seragam.

Bahkan, sepanjang 2026 telah terjadi tujuh kecelakaan yang melibatkan kapal tradisional. Menurut Budi, sejumlah kapal belum memenuhi standar keselamatan pelayaran dan kerap beroperasi melebihi kapasitas. Kesadaran masyarakat dalam menggunakan perlengkapan keselamatan, termasuk jaket pelampung juga masih rendah.

Karena itu, Pemprov DKI menilai diperlukan sistem transportasi laut yang lebih baik, aman, nyaman, dan terintegrasi. Pengelolaan oleh Transjakarta diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi antara Kepulauan Seribu dengan wilayah Jakarta lainnya.

"Pemprov DKI Jakarta saat ini bagaimana berusaha mengurangi ketimpangan yang ada antara Kepulauan Seribu dan juga di kota-kota di DKI Jakarta. Dalam rangka apa? Dalam rangka bagaimana Kepulauan Seribu tidak tertinggal di saat nanti Jakarta menjadi kota global," katanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya