Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Ibul Besar 1, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (Foto: Kemenhut)

Politik

Water Bombing dan Pasukan Darat Dikerahkan Padamkan Karhutla Ogan Ilir

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 08:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Ibul Besar 1, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.

Asap Karhutla terlihat dari ruas Tol Kapal Betung KM 366 saat Menhut meninjau lokasi. Pengecekkan dilakukan bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. 

Saat peninjauan, pemadaman dilakukan melalui water bombing dan pemadaman darat oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan Daops Sumatera XIV-Banyuasin, TNI Polri, BNPB. 


Sebelumnya, Dalam rakor penanganan Karhutla di Palembang, Menhut Raja Antoni meminta peluang OMC dimaksimalkan. Menhut Raja Antoni menyebut OMC menjadi salah satu upaya bersama water bombing dan pasukan darat dalam menangani Karhutla.

“Karena bagaimanapun yang paling efektif ini memang OMC. Operasi Modifikasi Cuaca. Dimanapun ada potensi awan dimaksimalkan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan BMKG, di Sumatera Selatan sendiri hari ini hingga tanggal 3 September memiliki potensi titik awan. Oleh karena itu, Menhut Raja Antoni meminta agar OMC dilakukan.

Ia juga memastikan agar operasional bandara tetap dibuka dari pagi hingga malam hari agar proses OMC dari potensi awan yang ada dapat dilakukan kapanpun. 

Raja Antoni mengatakan penguatan pasukan juga dilakukan Kementerian Kehutanan melalui BKO sekitar 1.000 orang lebih. Penambahan tersebut diharapkan dapat membantu pekerjaan pendukung di lapangan sekaligus mengantisipasi kelelahan pasukan yang bertugas.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya