Berita

Ilustrasi operasi modifikasi cuaca (OMC), yang dilakukan di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). (Foto: Humas OIKN)

Politik

Hujan Buatan Digencarkan untuk Padamkan Karhutla

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 09:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan menjadi cara paling efektif untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Karena itu, pemerintah menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan, termasuk Berau, Provinsi Kalimantan Timur. 

“Cara yang paling efektif untuk memadamkan itu ya hujan. Kalau ada hujan alam alhamdulillah, tapi karena memang musim kemarau biasanya tidak ada hujan,” kata Menteri Kehutanan, Raja Antoni, Kamis, 26 Agustus 2026.


Adapun OMC di Berau telah memasuki hari ketiga. Lokasi ini menjadi salah satu wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan untuk disemai.

“Berau Alhamdulillah masih ada awan hujan yang bisa disemai, dan kami sudah sepakati, di mana pun di daerah di Indonesia ini yang ada bibit hujannya kita akan adakan OMC,” ujarnya. 

Menhut menambahkan, kondisi El Nino yang disebutnya sangat kuat menjadi tantangan dalam penanganan Karhutla. Dia membandingkan kondisi tersebut dengan El Nino 2015, ketika 2,6 juta hektare lahan kawasan dan non-kawasan terbakar.

“Apalagi sekarang masuk El Nino sangat kuat, ini sama dengan 2015. Kalau kita melihat referensinya itu sebenarnya ini kekuatan El Nino ini sama dengan 2015,” katanya.

Dia juga menyebut pemerintah telah melakukan OMC sejak Januari untuk mengantisipasi kekeringan dan potensi kebakaran, terutama dengan membasahi daerah gambut di sejumlah provinsi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya