Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dirjen Hubla Didesak Mundur Gegara Kecelakaan Kapal, Ini Respons Menhub

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakan agar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla Kemenhub) Muhammad Masyhud mundur dari jabatannya direspons Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. 

Desakan tersebut muncul buntut terjadinya sembilan kasus kecelakaan kapal sepanjang 2026. Salah satunya adalah insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura.

Menanggapi hal itu, Dudy mengatakan, evaluasi terhadap kinerja jajaran Kemenhub merupakan hal yang rutin dilakukan.


“Evaluasi itu rutin kita lakukan,” kata Dudy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 19 Agustus 2026. 

Menurut Dudy, evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kinerja setiap individu di lingkungan Kementerian Perhubungan.

"Jadi pasti setiap individu yang bekerja itu akan kita evaluasi," pungkas Dudy.

Sebelumnya Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi mengkritik keras kinerja Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla Kemenhub) Muhammad Masyhud sebagai otoritas tertinggi terkait pelayaran di negeri ini.

Pasalnya, sepanjang 2026 saja sudah terdapat sembilan kasus kecelakaan kapal. Teranyar, KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Madura, pada Minggu 2 Agustus 2026 yang menyebabkan lima korban jiwa. Belum genap dua pekan, giliran KMP Putri Yasmin terbakar di rute Bali-Lombok pada Rabu 12 Agustus 2026.

“Kejadian demi kejadian di laut terus berulang. Ini tidak bisa dibiarkan, jadi sudah sepatutnya Dirjen Hubla mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Siswanto kepada RMOL di Jakarta, Kamis 13 Agustus 2026.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya