Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 15:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bitcoin kembali menguat di tengah pasar kripto yang bergerak positif. Harga aset digital tersebut naik 0,86 persen ke level 63.530 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Senin, 17 Agustus 2026.

Kenaikan ini menunjukkan Bitcoin ikut terdorong oleh penguatan pasar secara luas. Belum terlihat adanya berita atau katalis khusus yang menjadi pemicu utama kenaikan Bitcoin. Artinya, pergerakan harga saat ini lebih banyak dipengaruhi sentimen pasar secara umum.

Bitcoin juga menunjukkan korelasi sekitar 53 persen dengan emas. Kondisi ini menunjukkan keduanya terkadang bergerak searah, terutama ketika investor mencari aset yang dianggap dapat membantu melindungi nilai kekayaan dari tekanan inflasi.


Di pasar derivatif, aktivitas perdagangan Bitcoin meningkat tajam. Likuidasi melonjak 1.208 persen dalam 24 jam, sementara open interest atau jumlah kontrak yang masih terbuka naik 5,58 persen. Lonjakan likuidasi ini menandakan banyak posisi trader yang terpaksa ditutup dan dapat membuat harga Bitcoin bergerak lebih volatil dalam jangka pendek.

Perhatian investor berikutnya akan tertuju pada risalah rapat Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan dirilis pada 19 Agustus. Pasar akan mencermati risalah tersebut untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS.

Dari sisi teknikal, 62.300 Dolar AS menjadi level support penting bagi Bitcoin. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan masih terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawahnya dapat meningkatkan tekanan jual.

Sementara itu, 67.000 Dolar AS menjadi level resistance yang perlu ditembus Bitcoin untuk memperkuat momentum kenaikannya. Dengan tingginya aktivitas di pasar derivatif, Bitcoin berpotensi bergerak lebih tajam dalam beberapa hari ke depan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya