Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30 Persen

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 06:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada konektivitas yang kuat. Pemerataan jaringan yang andal di seluruh penjuru Nusantara menjadi kunci akselerasi digital yang dibutuhkan berbagai industri sebagai penggerak ekonomi nasional. Sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memiliki kapabilitas kuat di bidang telekomunikasi dan digital untuk mendukung kebutuhan transformasi di berbagai sektor. 

Dengan Telkom Enterprise, kapabilitas tersebut diwujudkan melalui beragam solusi digital yang menjawab kebutuhan pemerintahan, BUMN, hingga dunia usaha dalam menjalankan transformasi.

Demikian disampaikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Managing Director Business-2 Danantara Setyanto Hantoro, dalam agenda diskusi strategis mengenai arah pengembangan bisnis Telkom Enterprise, beberapa waktu lalu.


Selaras dengan transformasi yang sedang dijalankan Telkom melalui strategi TLKM 30, Telkom Enterprise juga melakukan restrukturisasi sebagai upaya pembenahan organisasi, penguatan tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis agar semakin efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan pasar di segmen B2B.

Inisiatif ini menjadi bagian dari sinergi Telkom bersama Danantara untuk menjawab tantangan baru yang membutuhkan kapabilitas digital nasional yang semakin kuat. Penataan Telkom Enterprise juga menjadi langkah strategis untuk memastikan Indonesia memiliki fondasi digital yang mampu mendukung kebutuhan teknologi masa depan.

“Indonesia membutuhkan kapabilitas digital nasional yang kuat untuk menjawab tantangan artificial intelligence (AI), keamanan siber, data sovereignty, hingga AI sovereignty. Telkom siap mengambil peran strategis tersebut melalui penguatan konektivitas dan solusi digital yang terintegrasi guna mendukung transformasi digital di berbagai sektor,” ujar Veranita dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Veranita menjelaskan bahwa berbagai solusi digital seperti AI, cloud, data center, managed services, Internet of Things (IoT), hingga cyber security membutuhkan konektivitas yang tangguh, aman, dan berkapasitas tinggi agar dapat berjalan optimal. Karena itu, Telkom terus memperkuat bisnis enterprise agar mampu menghadirkan layanan digital yang terintegrasi sekaligus menjadi mitra strategis bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan transformasi mereka.

Saat ini, kontribusi bisnis enterprise terhadap pendapatan Telkom mencapai sekitar 11 persen atau senilai Rp19 triliun. Kontribusi tersebut masih memiliki ruang yang besar untuk ditingkatkan, mengingat pada sejumlah perusahaan telekomunikasi global, bisnis enterprise dapat menyumbang 20%–30% atau lebih terhadap total pendapatan. Hal ini menunjukkan adanya peluang bagi Telkom untuk terus mengembangkan bisnis enterprise sebagai salah satu sumber pertumbuhan ke depan.

“Dengan transformasi yang tepat, kami optimistis Telkom Enterprise memiliki potensi untuk tumbuh lebih kuat, meningkatkan profitabilitas, sekaligus menjadi salah satu motor pertumbuhan Telkom ke depan,” jelas Veranita.
Langkah tersebut juga diwujudkan melalui penyederhanaan proses bisnis dan penguatan tata kelola dengan memanfaatkan teknologi digital yang dimulai dari internal Telkom untuk meningkatkan efisiensi proses internal, mempercepat layanan kepada pelanggan, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat sinergi antara konektivitas, infrastruktur digital, data center, cloud, dan layanan keamanan siber sebagai fondasi dalam menghadirkan solusi digital end-to-end. Dengan pengembangan bisnis enterprise yang berkelanjutan, Telkom optimistis dapat memperkuat daya saing nasional, mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, serta mendukung terwujudnya kedaulatan digital Indonesia.
 


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya