Berita

Koordinator Divisi Hubungan Internasional PB IKA BEM Nusantara, Coky Situmorang. (Foto: Istimewa)

Politik

IKA BEM Nusantara:

Program Prabowo Harus Didukung dengan Sikap Kritis dan Konstruktif

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Arah kebijakan dan program yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 menuai apresiasi dari banyak kalangan. 

Salah satunya datang dari Koordinator Divisi Hubungan Internasional PB IKA BEM Nusantara, Coky Situmorang. Menurut dia, pidato Presiden menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri, berdaulat, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kami mendukung program-program Presiden Prabowo yang berpihak pada kepentingan rakyat. Pembangunan tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” ujar Coky dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 14 Agustus 2026.


Ia menilai sejumlah agenda yang disampaikan Presiden, khususnya ketahanan pangan, ketahanan energi, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, merupakan sektor strategis yang harus dikawal secara serius.

Coky juga memberikan perhatian terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut harus dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, tepat sasaran, dan pengawasan yang kuat agar benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia.

“Program besar harus dikawal bersama. Kami mendukung pemerintah, tetapi dukungan kami adalah dukungan kritis dan konstruktif. Setiap kebijakan yang menggunakan uang rakyat wajib dipastikan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat kemandirian pangan dan energi yang disampaikan Presiden harus diwujudkan melalui penguatan petani, nelayan, UMKM, industri nasional, serta penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.

“Kami siap menjadi bagian dari elemen masyarakat yang mengawal program Presiden. Ketika pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat, kita dukung. Ketika ada kekurangan, kita ingatkan dan kita kritik secara konstruktif. Karena tujuan akhirnya adalah Indonesia yang kuat, mandiri, adil, dan sejahtera,” pungkas Coky.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya