Berita

(Foto: Dok. Danantara)

Bisnis

Perkuat Inklusi Keuangan Bersama Danantara

BRImo Capai 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026?

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 21:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerataan akses terhadap layanan keuangan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama Danantara terus memperkuat pemanfaatan teknologi untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat. 

Salah satunya melalui Super App BRImo yang memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk mengakses dan mengelola berbagai kebutuhan finansial kapan pun dan dari mana pun.

Hingga Juni 2026, BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna dan mencatat 3,32 miliar transaksi finansial dengan volume mencapai Rp4.166 triliun. 


Capaian tersebut mencerminkan penguatan inklusi keuangan dalam keseharian masyarakat, mulai dari transfer dan pembayaran hingga investasi dan berbagai kebutuhan gaya hidup.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan bahwa pertumbuhan BRImo tidak terlepas dari akselerasi transformasi digital yang terus dijalankan BRI. 

Bersama Danantara, kata dia, transformasi tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperkuat kapabilitas teknologi Perseroan, tetapi juga memperluas manfaat digitalisasi bagi masyarakat. 

“BRImo menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut dengan menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi banyak nasabah dalam setiap segmen dalam satu ekosistem,” ujar Saladin dalam keterangannya, Jumat 14 Agustus 2026.

Untuk menopang transformasi tersebut, BRI pun secara konsisten memperkuat infrastruktur teknologi informasi sekaligus mengintegrasikan berbagai kanal transaksi ke dalam satu ekosistem layanan, mencakup jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI, hingga BRILink Agen. 

Penguatan ini memungkinkan kanal digital dan jaringan fisik BRI menjangkau kebutuhan transaksi nasabah dari berbagai segmen dengan skala yang terus bertumbuh. 

Pengembangan BRImo pun terus bergerak mengikuti kebutuhan finansial masyarakat yang semakin beragam. Salah satunya adalah fitur Toggle Nabung Emas Otomatis yang memungkinkan pengguna melakukan transfer sekaligus membeli emas dalam satu transaksi. 

Dengan nilai pembelian mulai dari Rp10.000, fitur tersebut membuka alternatif bagi masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan investasi bersamaan dengan aktivitas transaksi sehari-hari.

BRImo juga menghadirkan fitur Aktivitas Seru, dimana pengguna dapat membeli tiket transportasi hingga tiket destinasi wisata dalam satu platform. 

Pada sisi pembayaran, inovasi QRIS Tap semakin memperkaya pilihan transaksi nasabah. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran cukup dengan mendekatkan smartphone ke perangkat merchant tanpa perlu memindai kode QR secara manual.

Seiring semakin luasnya aktivitas finansial di ruang digital, BRI turut menempatkan keamanan sistem dan perlindungan data sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan. 

Upaya tersebut dilakukan melalui pembaruan teknologi, penguatan mitigasi risiko, serta edukasi berkelanjutan kepada nasabah mengenai cara bertransaksi digital yang aman.

Di sisi lain, pertumbuhan BRImo juga memberikan nilai tambah terhadap fundamental bisnis BRI. Aktivitas transaksi digital yang terus meningkat turut menopang struktur pendanaan Perseroan, khususnya dana murah, yang menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan.

“Dalam momentum kemerdekaan, peran tersebut menjadi bagian dari upaya nyata BRI bersama Danantara untuk memperluas kesempatan masyarakat agar semakin berdaya secara ekonomi,” demikian Saladin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya