Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 16.30 WITA. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Babak lanjutan semifinal Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 16.30 WITA, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Maung Bandung.
Usai timnya disingkirkan Persib, pelatih Macan Kemayoran Shin Tae-yong (STY) menyoroti kondisi pemain asuhannya yang belum bisa maksimal, lantaran baru 30-40 persen pemain yang siap menjalani laga pramusim ini.
"Pemain kita, kondisinya tidak 100 persen, hanya 30-40 persen. Tapi, saya berharap pada liga depan kami bisa berjaya dan menunjukkan permainan terbaik," kata STY usai laga di Stadion I Wayan Dipta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Meski begitu ia tidak menampik timnya didominasi dengan pemain muda sudah berusaha bekerja keras, meski harus menghadapi kenyataan dengan hasil yang kurang baik.
Pelatih asal Korea Selatan ini merasa kurang puas dengan hasil tersebut, namun tetap menghormati hasil akhir yang didapatkan anak asuhannya. Tentunya itu akan menjadi evaluasi dirinya pada laga selanjutnya, terutama untuk mempersiapkan kompetisi tertinggi Indonesia.
"Saya tidak puas. Saya akan menghormati prosesnya," ungkap dia.
STY akan melakukan evaluasi usai pertandingan yang membuat pemain Persija banyak membuang kesempatan dan tidak bisa terkonversikan menjadi gol. Hal itu akan menjadi pekerjaan rumahnya setelah laga klasika itu timnya harus mengakui keunggulan Persib Bandung.
Di sisi lain, salah satu pemantik pertandingan sepak bola adalah kehadiran penonton, sementara dalam laga Persija menghadapi rivalnya Persib Bandung harus berlangsung tanpa adanya riuh dan dukungan fans fanatik mereka.
"Tetapi ada satu hal yang sangat penting, tidak ada penonton," tutur STY.
Perwakilan Pemain Macan Kemayoran, Persija Jakarta Arhan Pratama laga perdananya bersama Persija Jakarta langsung menghadapi rival abadi mereka. Pengalaman itu menjadi pelajaran penting untuk dirinya dan rekan-rekannya memperbaiki hasil mereka di laga selanjutnya.
Ia juga menyoroti terkait rivalitas yang telah terjadi selama ini antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Arhan meminta saat ini rivalitas tersebut harus dibuat sehat dan saling mendukung satu sama lain. Seperti yang terlihat pada laga sore itu, usai laga seluruh pemain dari kedua klub saling sapa dan berangkulan. Bahkan nampak tawa gembira mereka saling sapa.
"Kita harus bisa saling sapa seperti sahabat, teman satu sama lain. Semoga suporter juga bisa seperti kami para pemain saat di lapangan. Layaknya sahabat," pungkas Arhan.
*Kontributor Bali