Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin (Foto: istimewa)

Politik

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

JUMAT, 31 JULI 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah didesak segera mengambil langkah mitigasi darurat untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino 2026. Diperkirakan, El Nino akan memicu kekeringan ekstrem, meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengancam ketahanan pangan nasional.

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, menilai pemerintah harus bergerak cepat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar dampak El Nino dapat diminimalkan sebelum memasuki puncak musim kemarau.

"Fenomena El Nino berpotensi menimbulkan kekeringan ekstrem yang berdampak langsung terhadap sektor pertanian, sehingga dapat memicu penurunan produksi hingga gagal panen. Karena itu, pemerintah harus segera menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang terukur dan terintegrasi," ujar Usman kepada wartawan, Jumat, 31 Juli 2026.


Menurutnya, sektor pangan merupakan bidang yang paling rentan terdampak apabila pemerintah tidak segera melakukan langkah antisipatif. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian bersama kementerian dan lembaga terkait diminta memperkuat upaya mitigasi guna menjaga produktivitas pertanian dan menjamin ketersediaan pangan nasional.

Usman juga meminta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada wilayah Indonesia bagian tengah dan Indonesia bagian timur yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan selama periode El Nino.

Selain itu, ia mendorong pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai salah satu instrumen untuk menjaga ketersediaan sumber daya air di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan berkepanjangan.

Di sektor pertanian, Usman menekankan pentingnya percepatan pembangunan sumur bor di kawasan sentra produksi pangan. Menurutnya, penyediaan sumber air menjadi langkah strategis agar petani tetap dapat mengolah lahan dan melaksanakan masa tanam meskipun curah hujan menurun.

"Pembangunan sumur bor harus dipercepat sehingga petani memiliki akses terhadap air untuk menggarap lahan dan melakukan penanaman. Dengan demikian, risiko gagal panen akibat kekeringan dapat ditekan dan produksi pangan tetap terjaga," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya