Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Diminta Fokus Penuhi Janji Kampanye untuk Dongkrak Kepuasan Publik

JUMAT, 31 JULI 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Politikus Anas Urbaningrum menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan adanya penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

SMRC merilis hasil survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026. Survei tersebut menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto turun menjadi 51,1 persen dari 81,2 persen pada November 2025.

"Angkanya boleh dibilang cukup mengkhawatirkan. Termasuk jika ditilik dari sudut masa tugas yang belum genap 2 tahun, dengan modal awal yang (sangat) tinggi," kata Anas, lewat akun X miliknya, Jumat, 31 Juli 2026.


Untuk mendongkrak kembali tingkat kepuasan publik, pemerintah dinilai perlu melakukan sejumlah pembenahan. Pertama, fokus memenuhi janji-janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat, terutama di tengah keterbatasan anggaran. 

"Manuver berupa kreasi program-program yang cenderung dadakan, bersifat adhoc, sebaiknya tidak lagi dilakukan," sambungnya.

Selain itu, konsolidasi internal pemerintahan juga perlu diperkuat agar seluruh jajaran kabinet bergerak dalam satu irama di bawah kepemimpinan Presiden. Kesan adanya menteri yang lebih diutamakan dibanding yang lain dinilai harus segera diakhiri demi meningkatkan soliditas pemerintahan.

Dari sisi komunikasi, pemerintah didorong lebih proaktif membangun narasi publik dengan memproduksi isu positif, bukan sekadar merespons atau mengklarifikasi polemik. Berbagai potensi kontroversi dan kesalahpahaman juga perlu diminimalkan karena dapat menggerus kepercayaan dan tingkat kepuasan masyarakat.

Pemerintah juga diminta menggenjot kinerja pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat, seperti ketahanan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta jaminan rasa aman.

Di sisi lain, perampingan struktur kabinet dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat pengambilan keputusan. Dengan kabinet yang lebih ramping, citra pemerintahan yang bekerja keras, efisien, dan gesit akan lebih mudah dibangun. 

"Kabinet yang terlalu gemuk bisa menciptakan keadaan: Presiden lari kencang, kerja sangat keras, tetapi ada sebagian dari “Keluarga Besar Kabinet” hanya bekerja sekadarnya," tegasnya.

Pada akhirnya, seluruh langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja pemerintah yang kemudian tercermin pada membaiknya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan.

"Rakyat berharap kinerja Pemerintah makin baik dan itu akan terpantul pada angka approval rating yang juga baik (membaik). Ayo Pak Presiden, bisa!" pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya