Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Prihatin Banyak Pemuda Idap Kanker Paru, Singgung Bahaya Atap Asbes

JUMAT, 31 JULI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin dengan banyaknya anak muda yang menderita kanker paru-paru meski tidak memiliki kebiasaan merokok. 

Menurutnya, salah satu faktor yang patut diwaspadai adalah penggunaan material atap bangunan seperti asbes dan seng berkarat.

"Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari. Orang-orang muda sudah terkena kanker paru-paru padahal dia tidak merokok. Dari mana? Ya dari karat, dari asbes, dari macam-macam bahan kimia," ujar Presiden dalam sebuah pernyataan di Semarang, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.


Karena itu, Presiden mengingatkan pentingnya penggunaan material bangunan yang lebih aman bagi kesehatan masyarakat.

"Aslinya bangsa Indonesia tidak memakai seng. Kalau perlu kita kembali memakai ijuk, kembali memakai rumbai. Kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dahulu bisa membuat genteng. Genteng bukan teknologi baru. Rakyat kita dari dahulu memakai genteng," kata Prabowo.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan seluruh jenis asbes bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker pada manusia. 

Paparan serat asbes dikaitkan dengan sejumlah penyakit serius, antara lain kanker paru-paru, mesothelioma (kanker pada selaput paru dan rongga tubuh), kanker laring, kanker ovarium, serta asbestosis, yakni penyakit paru kronis akibat menghirup serat asbes dalam waktu lama.

WHO juga menegaskan tidak ada batas paparan asbes yang benar-benar aman, sehingga mendorong seluruh negara menghentikan penggunaan asbes dan beralih ke material pengganti yang lebih aman.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya