Berita

Asabri perluas kemitraan dengan YIMM (Foto: istimewa)

Bisnis

ASABRI Pangkas Biaya Kepemilikan Kendaraan Peserta

JUMAT, 31 JULI 2026 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Efisiensi pengelolaan dana dan kemudahan akses layanan menjadi perhatian dalam pengembangan manfaat tambahan bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas kemitraan untuk mendukung kebutuhan peserta, termasuk dalam kepemilikan sarana transportasi.

Melalui kerja sama dengan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Suracojaya Abadimotor di Makassar, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Barat, peserta aktif maupun purnawirawan ASABRI dapat memperoleh skema pembiayaan kendaraan dengan sejumlah kemudahan, seperti potongan harga, cicilan lebih ringan, dan proses administrasi yang lebih sederhana.


Kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan PT Asabri (Persero) di luar manfaat program utama. Pemanfaatan sistem informasi dan proses administrasi yang terintegrasi juga diarahkan untuk mempercepat layanan sekaligus meningkatkan efisiensi bagi peserta.

Kepala Kantor Cabang Asabri Makassar Hari Adi Wibowo mengatakan, kerja sama tersebut diarahkan untuk mempermudah peserta memperoleh kendaraan yang mendukung kebutuhan mobilitas.

"Melalui kolaborasi dengan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dan PT Suracojaya Abadimotor, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi peserta Asabri, baik yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa pensiun, untuk memiliki kendaraan yang menunjang mobilitas dengan skema pembiayaan yang lebih ringan, mudah, dan terjangkau," ujar Hari.

Salah satu peserta, M. Jafar, ASN di Kodau II Angkatan Udara Makassar, mengatakan skema tersebut membantu proses pengajuan kendaraan, termasuk dari sisi administrasi dan pembiayaan.

"Program ini sangat membantu saya sebagai peserta Asabri. Selain mendapatkan potongan harga khusus, proses pengajuannya juga mudah dan cepat. Skema cicilannya pun lebih ringan sehingga sangat membantu saya dalam memiliki kendaraan yang menunjang aktivitas sehari-hari bersama keluarga," ungkap Jafar.

Di sisi lain, pengembangan layanan juga didukung pemanfaatan sistem informasi terintegrasi untuk memperkuat koordinasi dengan mitra dan mempercepat proses administrasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat efisiensi dan tata kelola pelayanan.

Kepala Bidang Komunikasi Korporasi PT Asabri (Persero) Kartika Rahmadayanti mengatakan, layanan kepada peserta tidak hanya mencakup manfaat program utama, tetapi juga dapat diperluas melalui kerja sama dengan mitra.

"Bagi Asabri, pelayanan kepada peserta tidak berhenti pada penyelenggaraan manfaat program utama. Kami ingin terus menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan dan nilai tambah, sehingga kehadiran Asabri dapat dirasakan secara nyata dan berdampak dalam setiap fase kehidupan peserta," kata Kartika.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya