Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Garuda Indonesia Matangkan Skema Konsolidasi Pelita Air

JUMAT, 31 JULI 2026 | 10:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberikan penjelasan resmi terkait rencana konsolidasi armada penerbangan BUMN yang melibatkan Pelita Air ke dalam Garuda Indonesia Group.

Manajemen GIAA mengonfirmasi bahwa aksi korporasi tersebut kini memasuki tahap analisis komprehensif. Proses ini melibatkan pemegang saham dan pemangku kepentingan terkait sesuai dengan wewenang masing-masing.

Fokus kajian mencakup penetapan arah strategis, format bisnis, struktur organisasi, tahapan skema, durasi pelaksanaan, hingga mekanisme teknis. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem usaha maskapai nasional di tengah agenda transformasi berkelanjutan.


"Perseroan tetap menjalankan agenda transformasi secara konsisten dan terukur, dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, keberlanjutan usaha, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Setiap perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku," jelas manajemen GIAA melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 31 Juli 2026. 

Manajemen menambahkan bahwa jadwal efektif pelaksanaan konsolidasi masih bergantung pada hasil akhir kajian menyeluruh dan mekanisme persetujuan resmi. Koordinasi intensif terus dilangsungkan untuk memastikan setiap opsi keputusan mampu mengakselerasi performa bisnis grup secara berkelanjutan.

"Setiap perkembangan yang memenuhi kriteria sebagai Informasi atau Fakta Material akan disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tambah pihak manajemen.

Rencana penggabungan ini didorong secara agresif oleh Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara. Langkah integrasi Pelita Air ke dalam struktur Garuda Group ditargetkan mampu menciptakan konektivitas udara nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan tahan terhadap dinamika industri.

Melalui integrasi ini, Pelita Air akan ditempatkan sebagai komponen strategis dalam ekosistem Garuda Group guna menopang industri penerbangan dalam negeri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya