Berita

Barang bukti narkotika jenis ekstasi (Foto: istimewa)

Presisi

Bareskrim Tangkap Pilot Asing yang Bawa Sabu di Bandara Soetta

JUMAT, 31 JULI 2026 | 09:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap pilot maskapai penerbangan asing sekaligus warga negara asing (WNA), Mohd Saufi bin Othman, di Bandara Soekarno-Hatta. 

Ia ditangkap pada Selasa, 28 Juli 2026. atas dugaan menyelundupkan narkotika berupa ekstasi dan sabu ke Indonesia.

Saufi ditangkap setelah petugas Bea Cukai mencurigai salah satu koper dalam pemeriksaan X-ray bagasi penumpang di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.


Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, koper tersebut diambil oleh Saufi yang diketahui merupakan pilot salah satu maskapai penerbangan asing.

"Salah satu koper yang mencurigakan, setelah koper tersebut diambil oleh pemiliknya (Saufi) yang merupakan pilot salah satu maskapai penerbangan asing," kata Eko dalam keterangan resmi, Jumat, 31 Juli 2026.

Petugas kemudian membawa Saufi dan koper tersebut ke ruang pemeriksaan kantor Bea Cukai. Dari pemeriksaan, ditemukan 70.114 butir ekstasi dengan berat netto 25.194,83 gram serta satu paket sabu.

"Saat diperiksa tim mendapatkan narkotika jenis ekstasi sebanyak 14 bungkus besar dan 1 bungkus paket narkotika jenis sabu," ujar Eko.

Kepada penyidik, Saufi mengaku diperintah seseorang untuk membawa narkotika tersebut ke Jakarta. Ia dijanjikan upah 50.000 Ringgit Malaysia dan setibanya di Jakarta akan diarahkan oleh seseorang yang diduga berdomisili di Malaysia mengenai pihak yang akan mengambil barang tersebut di hotel.

"Tersangka disuruh oleh seseorang untuk membawa ekstasi tersebut ke Jakarta dengan upah 50.000 RM (Ringgit). Sampai di Jakarta, tersangka nanti akan diarahkan oleh seseorang (diduga berdomisili di Malaysia) bahwa akan ada orang yang akan mengambil ke hotel (penginapan)," kata Eko.

Berdasarkan pemeriksaan, Saufi diduga telah tiga kali membawa narkotika. Aksi pertama dilakukan dengan membawa sabu ke Sabah, kemudian membawa 7 kilogram sabu ke Jakarta, dan terakhir membawa ekstasi serta sabu ke Jakarta sebelum akhirnya digagalkan petugas.

Tak hanya itu, hasil tes urine terhadap Saufi juga menunjukkan positif mengandung metamfetamin atau sabu, MDMA atau ekstasi, dan kokain.

Saufi kini telah diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan perkara lebih lanjut.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya