Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Demi Harga Diri Bangsa, Prabowo Minta Masalah Sampah Tuntas Akhir 2027

JUMAT, 31 JULI 2026 | 09:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan sampah nasional pada akhir 2027.

Menurut Prabowo, kebersihan merupakan bagian dari kualitas hidup masyarakat sekaligus cerminan kemajuan sebuah bangsa. 

“Kita akan bikin perubahan drastis. Kita akan kendalikan sampah. Di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai seluruhnya sekalian. Tidak ada lagi gunung sampah. Ini akan kita capai," tegasnya saat menghadiri seremoni Akad Massal KPR Rumah Subsidi, di Batang, dikutip Jumat, 30 Juli 2026.


Selain itu, lingkungan yang bersih juga menjadi modal penting dalam mengembangkan sektor pariwisata nasional. Tetapi daya tarik destinasi akan menurun jika kawasan wisata dipenuhi sampah dan limbah. 

"Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Saudara-saudara, tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah,” kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh kepala daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota, bertekad menjadikan kebersihan lingkungan sebagai prioritas. 

Dia juga mengajak jajaran TNI dan Polri untuk ikut berperan menjaga kebersihan sebagai bagian dari upaya meningkatkan martabat bangsa. 

“Selain tidak sehat untuk kita, tidak bagus untuk harga diri kita. Kita harus bertekad membersihkan semua kota kita. Membersihkan semua kali kita. Membersihkan semua sungai kita,” pungkas Presiden.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya