Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Akurasi USG Modern Bantu Deteksi Dini Kerusakan Jaringan Hati

JUMAT, 31 JULI 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teknologi ultrasonografi (USG) semakin banyak digunakan untuk membantu pemeriksaan kondisi jaringan hati, termasuk dalam mendeteksi perubahan struktur organ akibat penyakit hepatitis B dan C.

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan diagnostik dan skrining hepatitis B dan C dalam Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah PPHI–PGI–PEGI 2026 di Yogyakarta pada 25–26 Juli 2026. Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Hepatitis Sedunia.

Salah satu fitur yang digunakan dalam pemeriksaan tersebut adalah Shear Wave Measurement (SWM), yang tersedia pada perangkat ultrasonografi yang dihadirkan FUJIFILM Indonesia. Teknologi ini memungkinkan klinisi mengukur kekakuan jaringan hati dan membantu mendeteksi potensi fibrosis akibat infeksi hepatitis B maupun C tanpa memerlukan prosedur invasif, sehingga perubahan struktur organ dapat diketahui sejak tahap awal.


Selain mengukur kekakuan jaringan, USG juga menghasilkan gambaran anatomi hati secara lebih detail sehingga dapat membantu proses evaluasi kondisi organ dan pemantauan pasien secara berkala.

Presiden Direktur FUJIFILM Indonesia, Masato Yamamoto, mengatakan deteksi dini menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan penyakit hati.

“Melalui dukungan pada program skrining hepatitis B dan C dalam rangka Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah PPHI–PGI–PEGI 2026 ini, kami berharap dapat turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan,” kata Masato dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Teknologi USG tersebut juga menjadi bagian dari ekosistem HPB (Hepato–Pancreato–Biliary) Solution yang mengintegrasikan ultrasonografi, endoskopi, dan mobile C-arm.

Ketiga modalitas tersebut dapat digunakan pada berbagai tahapan pelayanan pasien, mulai dari skrining dan diagnosis hingga tindakan medis serta pemantauan kondisi pasien dengan gangguan hati, pankreas, dan saluran empedu.

Direktur FUJIFILM Indonesia, Handra Effendi, mengatakan kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang terintegrasi terus berkembang seiring dengan peningkatan layanan medis di Indonesia.

“Melalui HPB Solution, kami berkomitmen mendukung penanganan penyakit hati secara lebih komprehensif sehingga fasilitas kesehatan dapat memberikan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat,” kata Handra.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya