Berita

Isti Nugroho bersama sejumlah tokoh dalam acara perayaan ulang tahunnya yang ke-66 tahun bertajuk "Persahabatan Demokrasi Tanpa Henti", di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis malam, 30 Juli 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Nusantara

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

JUMAT, 31 JULI 2026 | 03:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tokoh sastra, pegiat teater, dan mantan tahanan politik Orde Baru asal Yogyakarta, Bambang Isti Nugroho, meluncurkan enam buku sekaligus dalam sebuah perhelatan sastra di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis malam, 30 Juli 2026. 

Enam buku tersebut meliputi antologi puisi berjudul "Anjing-Anjing Sjahrir", novel "Rembulan Terbakar, novel "Melampaui Senyap", novel Perempuan Merah", antologi cerpen berjudul "Negara Merobek Selimut Ibuku", serta kumpulan esai berjudul "Refleksi Aktivis Dalam Secangkir Kopi".

Sejumlah tokoh tampak hadir dalam acara yang dibalut dalam tema "Persahabatan Demokrasi Tanpa Henti" tersebut. 


Mereka yang hadir antara lain aktivis Malari Hariman Siregar, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, hingga Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule.

Pembukaan peluncuran buku Isti Nugroho dilakukan oleh Hariman Siregar, yang mengenang kebersamaan dengan Isti Nugroho mendirikan Indemo, sebuah lembaga kajian dengan kepanjangan Indonesia Democracy Monitor, pasca tumbangnya rezim Presiden ke-2 RI Soeharto.

"Setelah perubahan (Reformasi), Soeharto jatuh '98, Isti itu bersama-sama kami semua rame-rame kita bikin Indemo itu," kata Hariman.

Lebih lanjut, Hariman memandang Isti sebagai sosok yang sampai hari ini masih dengan sikap yang sama, berada di luar lingkaran kekuasaan untuk terus memberikan kritik membangun lewat karya sastranya.

"Isti ini konsisten. Konsisten jadi aktivis gitu lho," tambah Hariman berkelakar disambut gelak tawa hadirin.

Sementara itu, Bursah turut menyampaikan kesannya terhadap Isti Nugroho yang dia kenal selama kurang lebih 30 tahun.

"Jadi saya lihat Isti ini salah satu orang yang konsisten memperjuangkan gagasan cita-cita demokrasi dengan kesederhanaan ya, dengan apa adanya," kata Bursah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya