Berita

Ilustrasi: Jokowi sedang menggendong Kaesang Pangarep. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Kaesang Ingin Buktikan Pengaruh Jokowi dan ‘Goyang’ Suara PDIP di Jateng V

KAMIS, 30 JULI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V (Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Surakarta) pada Pemilu 2029 sarat dengan pesan politik.

Menurut Direktur Eksekutif Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati, langkah tersebut menunjukkan Kaesang sengaja ingin berhadapan langsung dengan Ketua DPR RI Puan Maharani sekaligus membuktikan bahwa keluarga mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki basis massa yang kuat di Solo Raya.

"Pertama, Kaesang seolah sengaja ingin head to head dengan Puan Maharani dan menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki basis massa yang kuat di Jateng V. Kaesang juga tampaknya ingin menggeser suara dan memecah loyal voters PDIP di Jateng,” kata Neni kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026. 


Meski begitu, ia menilai langkah Kaesang tidak akan mudah. Pasalnya, PSI telah dua kali gagal menembus parlemen, sementara citra partai maupun personal Kaesang dinilai tengah menghadapi tantangan di mata publik.

"Namun, Kaesang juga akan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Sudah dua kali PSI gagal lolos di Senayan, diperparah dengan sentimen dan persepsi publik saat ini bergeser ke arah negatif baik terhadap partai ataupun personalnya Kaesang,” ujarnya.

Neni menambahkan, segmen pemilih muda kini semakin kritis dalam melihat dinamika politik nasional. Berbagai gejolak politik yang terjadi membuat Kaesang harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kembali simpati masyarakat.

"Publik, terutama segmentasi anak muda melihat bagaimana gejolak politik yang terjadi membuat Kaesang perlu melakukan upaya keras agar bisa meraih simpati rakyat,” jelasnya.

Neni juga menilai pendekatan komunikasi politik yang selama ini identik dengan Jokowi sudah tidak lagi sepenuhnya efektif.

"Gaya merakyat yang dilakukan ayahnya pun, Jokowi sangat mudah dibaca oleh publik untuk pencitraan semata,” tuturnya.

Dalam perspektif komunikasi politik, Neni berpandangan bahwa pencalonan Kaesang di Dapil Jawa Tengah V bukan sekadar upaya merebut kursi DPR RI, melainkan bagian dari strategi membangun simbol politik.

"Dalam perspektif komunikasi politik, ini merupakan bentuk symbolic political communication, yaitu mengirimkan pesan politik yang jauh lebih besar daripada sekadar memperebutkan kursi DPR. Dia ingin menunjukkan anak muda yang memiliki pengaruh kuat di Jateng V,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya