Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menkes Siapkan Skema Tracking Gizi Anak Dampak MBG

RABU, 29 JULI 2026 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menilai dampaknya terhadap perbaikan status gizi anak penerima manfaat.

Pemerintah menyiapkan mekanisme pemantauan berbasis data untuk mengukur apakah intervensi MBG benar-benar mampu memperbaiki kondisi gizi, terutama bagi anak yang mengalami stunting.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pengukuran hasil atau outcome menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, data anak stunting saat ini sudah tersedia secara rinci berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, dan alamat.


“Status gizi masyarakat harus membaik. Karena itu kami sepakat dengan Kepala BGN melakukan riset terhadap hasil program,” ujar Budi dalam rapat pembahasan MBG, dikutip Rabu, 29 Juli 2026. 

Melalui data tersebut, pemerintah akan menandai anak stunting yang menerima MBG maupun yang belum menerima program. Perkembangan kondisi mereka kemudian akan dipantau secara berkala melalui layanan posyandu.

“Setiap bulan mereka ditimbang di posyandu sehingga bisa dipantau apakah berat badannya naik atau tidak. Kalau tidak naik, kita bisa mengetahui penyebabnya,” jelasnya.

Menurut Budi, pemantauan tersebut diperlukan agar pemerintah dapat mengevaluasi kualitas intervensi yang diberikan. Jika hasilnya belum sesuai target, perbaikan menu maupun standar makanan dapat segera dilakukan.

Ia mencontohkan, kondisi anak yang tidak mengalami kenaikan berat badan dapat menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap komposisi makanan yang diberikan.

Selain pemantauan melalui posyandu, Kementerian Kesehatan juga mendorong penguatan pemeriksaan kesehatan di sekolah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Saat ini, pemeriksaan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah dilakukan satu kali dalam setahun. Pemerintah tengah mengupayakan agar pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dua kali dalam setahun agar ada ruang evaluasi lebih cepat.

“Dengan demikian kita bisa melakukan perbaikan kebijakan berbasis data,” kata Budi.

Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga akan menyusun target penerima manfaat dan standar makanan MBG bersama para ahli gizi sebelum 5 Agustus.

Pembahasan tersebut mencakup penentuan sekolah prioritas, kelompok usia yang menjadi sasaran, wilayah dengan angka stunting tinggi, hingga standar kandungan makanan yang diberikan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya