Berita

Menteri Agama, Nazaruddin Umar. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Baru 1 Persen Pesantren Terlayani Program MBG

RABU, 29 JULI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren dinilai masih jauh dari target. Hingga kini, baru sekitar satu persen pesantren yang telah menerima layanan program tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Agama Nazaruddin Umar usai rapat koordinasi terkait percepatan pelaksanaan MBG. Menurutnya, Kementerian Agama akan memperkuat kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar cakupan program di pesantren dan madrasah dapat diperluas.

"Kami juga berharap dalam waktu singkat ini ada target-target kerja sama antara Kementerian Agama dengan pondok pesantren, madrasah, dan kelompok-kelompok agama lainnya. Insyaallah kami akan lebih proaktif bekerja sama dengan BGN," ujar Nazaruddin di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026. 


Ia menegaskan, pondok pesantren merupakan salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam pelaksanaan program MBG.

"Terutama untuk pondok pesantren yang memang sangat membutuhkan sentuhan, tetapi sampai sekarang baru sekitar satu persen yang bisa terlayani," katanya.

Selain perluasan layanan, Nazaruddin mengapresiasi pembenahan data penerima manfaat yang dilakukan pimpinan baru BGN. Menurutnya, validitas data menjadi kunci agar program berjalan lebih tepat sasaran.

"Walaupun baru beberapa hari bekerja, kami sudah merasakan adanya perubahan data yang jauh lebih relevan dengan data yang kami miliki dibandingkan sebelumnya," ucapnya.

Ia menilai pencocokan data antara Kementerian Agama dan BGN akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan dalam implementasi MBG.

"Saya menganggap ini sangat penting. Dalam waktu singkat kita sudah bisa melakukan pencocokan data. Kalau datanya tepat, maka persoalan akan jauh lebih mudah diselesaikan. Sebaliknya, kalau datanya tidak valid, tentu akan sulit menyelesaikan berbagai persoalan," tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya