Berita

Logo PSI. (Foto: Istimewa)

Politik

PSI Tak Sepadan Menantang PDIP di Jawa Tengah

SENIN, 27 JULI 2026 | 13:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V atau Solo Raya terus memantik beragam analisis politik.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai dominasi PDI Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah masih sangat sulit ditandingi, termasuk oleh PSI yang hingga kini belum pernah lolos ke parlemen.

"Nyaris tidak bisa dibantah bahwa PDIP nyaris enggak ada yang bisa menyaingi. Jangankan partai politik yang tidak lolos parlemen seperti PSI, partai-partai besar seperti Golkar, PKB, dan Gerindra belum pernah memenangkan pertarungan Pileg di Jawa Tengah, apalagi cuma PSI yang memang tidak pernah punya riwayat lolos ke parlemen," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 27 Juli 2026.


Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai, karena rekam jejak elektoral tersebut, sebagian kalangan menganggap langkah Kaesang tidak perlu dibesar-besarkan sebagai ancaman serius bagi PDIP.

"Jadi ada yang mengatakan jangan terlampau dibesar-besarkan, karena apa pun judulnya PSI ini adalah partai politik yang tidak lolos parlemen, sehingga dianggap tidak sepadan kalau mau disejajarkan berkompetisi dengan PDIP," ujarnya.

Meski demikian, keputusan Kaesang maju di Dapil Jawa Tengah V tetap menjadi perhatian karena wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu basis utama suara PDIP pada setiap pemilihan legislatif.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya